|
Wednesday, 07 May 2008 21:30 |
|
Tim PKT Bontang siap diverifikasi oleh BLI agar bisa ikut Liga Super 2008. Mereka merasa sudah bisa mendapatkan lisensi sebagai klub profesional yang mendukung buat ikut Liga Super.
Manajer tim PKT Bontang, Arief Budi Santoso, menyatakan bahwa pihaknya telah siap menerima kedatangan tim verifikasi dari Badan Liga Indonesia. Sebagai calon tim pengganti Persiter Ternate yang mundur dari Liga Super, kata Arief, maka PKT Bontang telah mempersiapakan diri untuk bisa mendapatkan lisensi klub profesional musim ini.
Hal tersebut masih kata Arief, sesuai dengan aturan bagi setiap tim kontestan Liga Super. Sayangnya, Arief sendiri mengaku sedikit kurang bersemangat. Pasalnya, dalam pertemuan yang diikuti beberapa tim nominasi Liga Super dengan Badan Liga Indonesia (BLI), pihaknya mendapat jawaban yang kurang memuaskan karena BLI selaku pelaksana regulasi kompetisi non-amatir di tanah air, tidak berani memberi garansi bahwa tim-tim nominasi itu bisa tampil di Liga Super, meski, mereka bisa memenuhi syarat sebagai tim profesional.
Pasalnya, penentuan tim pengganti itu adalah wewenang Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Sementara, BLI hanya sebatas memberikan nominasi dan penilaian terhadap kelayakan tim calon pengganti itu. “Sayang sekali memang. Sebab, kami tidak mendapat kepastian bisa ikut Liga Super atau tidak. Meski, kami akhirnya mampu memenuhi semua persyaratan sekali pun. Hal tersebut karena penentuan tim pengganti itu ada ditangan Exco PSSI. Meski begitu, kami berharap bisa lolos di Liga Super,” cetus Arief.
Lebih lanjut, ia menambahkan, sesuai jadwal yang dikeluarkan BLI, tim verifikasi akan mulai memeriksa kelayakan para calon pengganti itu Medio Mei mendatang. “Kami masih menunggu jadwal pasti kapan tim verifikasi akan datang ke Bontang. Nantinya, BLI akan mengirim surat resmi. Hasil verifikasi nanti, diharapkan bisa menjadi pegangan bagi BLI untuk musim depan. Jadi, sekiranya tim tersebut sudah bisa memenuhi syarat, namun belum lolos ke Liga Super musim ini, maka mereka bisa ikut di tahun berikutnya." penulis: Goal
 |