|
Kendati mampu menundukkan Yaman dengan skor tipis 1-0 dalam laga melawan Yaman, tim nasional Indonesia tampil tidak bagus dalam duel persahabatan internasional di Stadion Siliwangi, Bandung, Jumat (25/4) petang.
Kerjasama antar pemain belum terlihat padu diperlihatkan Bambang Pamungkas dan kawan-kawan. Kemenangan berhasil diraih tim nasional Indonesia ketika menjamu Yaman dalam laga persahabatan di Stadion Siliwangi, Bandung, Jumat (25/4) petang. Lewat gol yang dicetak Bambang Pamungkas, skuad "Merah Putih" berhasil menaklukkan Yaman dengan skor tipis 1-0.
Walau memetik kemenangan, timnas Indonesia jauh dari memuaskan. Skuad besutan Benny Dollo itu belum kompak dan padu dari segi kerjasama pemain, dan juga belum mampu menerapkan formasi 4-5-1 yang diplot oleh sang pelatih. Hampir semua pemain tampil buruk, kecuali Firman Utina.
Para pemain cadangan yang dimasukkan sebagai pemain pengganti juga belum memperlihatkan permainan menjanjikan. Berikut adalah penilaian Goal.com terhadap para pemain tim Indonesia. Semua pemain diberi nilai, termasuk tujuh pemain cadangan yang sempat diturunkan oleh Benny Dollo. *Syamsil Ajirismandiar
KIPER
-Marcus Horisson (Nilai 7)
Permainan Marcus cukup tenang dalam mengantisipasi bola-bola tembakan para pemain Yaman. Ia juga tidak terpancing provokasi pemain lawan.
BELAKANG
-M. Ridwan (6)
Sebagai bek sayap kiri, Ridwan terlihat agak ragu melakukan overlapping, sehingga tidak banyak membantu penyerangan.
-Charis Yulianto (7)
Andalan tim Sriwijaya FC Palembang ini bermain taktis, tapi ia sering ketinggalan dalam adu lari dengan pemain Yaman.
-Nova Arianto (5,5)
Menempati posisi stopper, Nova terlalu mudah dikecoh lawan. Selain itu ia juga sering menjegal lawan dari belakang, sehingga rawan menimbulkan hukuman penalti.
-Fandi Mohtar (6)
Ini adalah kesempatan pertama Fandi menjadi starter di timnas senior. Ia tampil bersemangat, tapi masih terlihat kagok dalam membantu serangan.
TENGAH
-Mahyadi Panggabean (5)
Agaknya mantan kapten tim PSMS Medan ini tidak dalam kondisi fit. Ia sama sekali tidak berperan dalam melakukan tekanan ke daerah lawan.
-Syamsul Haeruddin (6)
Ikon tim PSM Makassar ini tidak memperlihatkan permainan trengginas dan militan seperti biasa. Ia terlihat agak hati-hati dalam berduel dengan pemain lawan.
-Ponaryo Astaman (5)
Menjabat kapten tim, Ponaryo sama sekali tidak berperan dalam membantu tim Indonesia melakukan serangan. Ia juga terlalu mudah kehilangan bola.
-Firman Utina (8)
Pada saat rekan-rekannya mati angin dan serba salah, Firman tampil gemilang dengan aksi individualnya. Ia sulit dimatikan dan punya andil besar dalam proses terjadinya gol tunggal ke gawang Yaman.
-Arief Suyono (6,5)
Menjalani debut sebagai pemain starter di timnas senior, Arief cukup percaya diri menyisir sektor sayap kanan. Ia berani berduel, tapi sering kehilangan bola terlalu mudah.
DEPAN
-Bambang Pamungkas (6,5)
Ketajamannya memang masih terlihat sebagai mesin gol. Tapi ia terlihat terlalu mengandalkan umpan terobosan FIrman Utina. Ia tampak mati langkah dikawal ketat dua stopper tim Yaman.
PEMAIN CADANGAN
-Heru Nerly (6)
-Eka Ramdani (6,5)
-Yendri Pitoy (6,5)
-Haryono (6,5)
-Ardan Aras (5)
-Legimin Raharjo (6)
-Paulo Rumere (6) penulis: Goal
 |
Kami masih maklum kalo permainan mereka belum padu,,
Asal jangan keterusan aja!!!