Avram Grant, the next Sacchi
Tuesday, 06 May 2008 07:12

Pelatih Chelsea Avram Grant membungkam kritik pedas fans klub. Kepastian itu dibuktikan dengan membawa The Blues tampil di final Liga Champions. Dia juga membawa John Terry dkk berpeluang merebut gelar Premier League.

Setelah target tersebut tercapat, Grant tetap belum puas. Ahli strategi asal Israel itu ingin prestasinya setera dengan pelatih sekaligus legendaris AC Milan Arrigo Sacchi.

Saat ditunjuk menggantikan Jose Mourinho, Grant memang mendapat tekanan dari fans The Blues. Kemampuan Grant meramu tim tangguh diragukan. Namun mantan Pelatih Timnas Israel ini yakin, kerja kerasnya dapat menuai hasil gemilang.

Selain itu, Grant juga mengatakan jika semua tim besar mengawali masa keemasannya dengan perdebatan. Seperti yang terjadi pada Arsene Wenger, Sir Alex Ferguson, serta Sacchi. Mereka semua sempat menuai banyak kritikan saat dipercaya menangani klub besar.

"Dalam sejarah, setiap tim besar memulai masa jayanya dengan kritik dan ketidakpercayaan dari para pendukungnya. Jika Anda tahu apa yang terjadi saat Wenger tiba di Arsenal, Fergie di MU, bahkan tim elit macam Milan juga pernah merasakan hal ini," imbuh Grant.

"Saat Berlusconi memutuskan merekrut Sacchi dari divisi dua untuk membesut Milan, setiap fans Milan ingin membunuhnya. Namun Sacchi sosok yang sukses menempatkan Milan dalam sejarah. Hal tersebut, sama seperti yang saya rasakan saat ini," tambahnya seperti dilansir AP, Selasa (6/5/2008).

Selain berbicara mengenai ketidakyakinan publik atas kinerjanya, Grant juga mengimbau agar para pemain lebih menunjukkan rasa hormat kepadanya. Dengan adanya hubungan saling menguntungkan ini, Grant yakin Chelsea akan bisa meraih sukses.

"Masalah ini bukan hanya hubungan satu arah antara pelatih dan pemainnya. Melainkan hubungan yang saling menguntungkan kedua belah pihak. Jika mereka memperdebatkan kinerja saya, maka saya juga akan melakukan hal yang sama, " ungkap Grant.

"Sejak menangani klub ini, saya telah melakukan banyak perubahan dalam tim. Seperti merubah staff pelatih, taktik, pemain yang memang dibutuhkan, serta banyak lagi yang lainnya. Sepakbola adalah olahraga yang lebih sederhana dibanding yang banyak dipikirkan orang," tutup pelatih 53 tahun ini.

penulis: OkeZone

Comments (0)Add Comment

Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
smile
wink
laugh
grin
angry
sad
shocked
cool
tongue
kiss
cry
smaller | bigger

busy
 
Copyright 2008 Sepakbola.com. All rights reserved.