|
Saturday, 26 April 2008 15:32 |
|
Chelsea membuka peluangnya untuk menjuarai Liga Premier setelah dua gol sumbangan gelandang Michael Ballack membawa mereka mengalahkan tamunya sekaligus pemuncak klasemen Manchester United 2-1 di Stadion Stamford Bridge hari Sabtu (26/4).
Kemenangan ini membuat Chelsea menyamai perolehan angka MU di puncak klasemen dengan nilai 81, namun mereka harus puas tetap berada di posisi kedua karena kalah selisih gol.
Dan dengan menyisakan dua laga lagi maka MU harus menyapu bersih kedua pertandingan itu bila ingin mempertahankan gelar juaranya. Sedangkan Chelsea selain harus menyapu bersih dua laga sisa mereka juga harus berharap MU tersandung.
Bermain di kandang sendiri, Chelsea langsung menerapkan permainan menyerang sejak peluit awal dibunyikan meski dalam laga ini mereka tidak dapat menurunkan gelandang Frank Lampard yang tengah berduka setelah ibunya Pat Lampard meninggal dunia.
Pertandingan baru berjalan sembilan menit, MU harus kehilangan palang pintu Nemanja Vidic yang mengalami cedera rahang setelah secara tidak sengaja terkena lutut Drogba dan terpaksa digantikan oleh Owen Hargreaves.
Keluarnya Vidic membuat pertahanan MU sedikit lemah dan di menit ke-21 Chelsea hampir saja memecah kebuntuan andai saja tendangan Joe Cole yang sudah tidak dapat dijangkau oleh kiper Edwin van der Sar tak membentur mistar.
MU sendiri yang mengistirahatkan sejumlah pemain pilarnya seperti Cristiano Ronaldo dan Carlos Tevez untuk laga melawan Barcelona di semifinal kedua Liga Champions lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik saja.
Pada penghujung babak pertama, kebuntuan Chelsea akhirnya terpecahkan saat umpan lambung Drogba dengan baik diselesaikan oleh Ballack dengan sundulan akurat yang tak dapat dijangkau Van der Sar.
Di babak kedua, MU mengubah gaya bermainnya dan mulai dapat keluar menyerang sehingga lebih banyak menguasai jalannya pertandingan.
Akhirnya di menit ke-56, MU mampu menyamakan kedudukan melalui tendangan menyusur tanah Wayne Rooney yang memanfaatkan kesalahan pemain belakang Chelsea Ricardo Carvalho dalam melakukan back-pass.
Berselang beberapa menit kemudian MU hampir saja berbalik unggul andai saja tendangan jarak jauh yang dilepaskan kapten Ryan Giggs tidak ditepis oleh Petr Cech.
Selepas itu, Chelsea mulai menguasai jalannya pertandingan dan mendapat beberapa peluang emas seperti tendangan bebas Drogba yang ditepis oleh Van der Sar di menit ke-72.
Tiga menit kemudian, Carvalho memiliki peluang untuk membayar lunas kesalahannya, akan tetapi tendangan voli pemain asal Portugal itu masih melambung.
MU juga memperoleh sebuah peluang untuk membalikkan kedudukan melalui tendangan bebas Ronaldo yang masih mampu diamankan Cech.
Lima menit menjelang bubaran petaka menghampiri MU ketika Michael Carrick menyentuh bola dengan tangannya di kotak terlarang saat berusaha menghalau umpan Michael Essien.
Hal ini membuat wasit menunjuk titik putih. Ballack yang ditunjuk menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna dengan menggirim bola ke arah berlawanan dengan Van der Sar.
Gol ini membuat MU kembali keluar menyerang dan mereka hampir saja menyamakan kedudukan di penghujung pertandingan bila tendangan Rio Ferdinand tidak dihalau oleh Andriy Shevchenko tepat di garis gawang. penulis: BiangBola
 |