|
Pelatih Manchester United (MU), Sir Alex Ferguson mengatakan, timnya telah membuktikan punya kemampuan dan mental juara. Kemenangan 4-1 atas West Ham setelah hanya bermain 10 orang merupakan salah satu buktinya.
Ferguson sempat marah karena pelatih Chelsea, Avram Grant, sempat mencurigai MU dan West Ham akan bermain mata. Sebab, sebelumnya pelatih West Ham, Alan Curbishley menulis kolom bahwa dirinya lebih suka MU yang akan tampil juara Premier League. Bahkan, dia mengatakan, akan kurang adil jika MU gagal juara. Ferguson langsung membantah semua tuduhan Grant. Menurutnya, pernyataan Grant tanpa dasar. Jika melihat pertandingan MU lawan West Ham, katanya, tak ada indikasi main mata sedikit pun. "Cara Chelsea berbicara, seolah kami akan begitu mudah memenangkan pertandingan lawan West Ham. Faktanya, kami tidak mudah memenangkan pertandingan," katanya. Menurutnya, pertandingan Chelsea lawan Newcastle, Senin (5/5) juga tak akan mudah. "Saya kira, Newcastle juga akan juga akan melakukan pekerjaannya dengan jujur saat lawan Chelsea, seperti halnya West Ham melawan MU. Anda liohat sendiri pemain West Ham, Dean Ashton. Dia merupakan penggemar MU, tapi membobol gawang kami," jelas Ferguson. "West Hams empat bermain bagus dan Newcastle pun bisa begitu. Newcastle selalu sulit dikalahkan jika bermain di kandang sendiri. Saya tak ragu tentang hal itu," ujarnya. Lepas dari itu, kemenangan atas West Ham sangat memuaskan Ferguson dan seluruh suporter. Sebab, timnya tampil bagus, bahkan saat MU harus bermain 10 orang karena Nani terkena kartu merah. Apalagi, sebelumnya MU masih agak kelelahan setelah tampil habis-habisan melawan Barcelona di laga kedua semifinal Liga Champions. "Itu kemenangan penting. Kami tampil 10 orang, tapi tetap mampu merepotkan West Ham. Kami terus berusaha menguasai permainan. Gol keempat kami membuat kami semakib mendominasi. Saya bangga kepada para pemain. Mereka tetap tampil semangat meski agak kelelahan," komentarnya. penulis: Kompas
 |