| FIFA perkenalkan sistem tiket baru di Piala Dunia 2010 |
| Rabu, 09 Juli 2008 20:10 |
|
FIFA telah memperkenalkan sistem tiket baru untuk Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan yang akan meningkatkan jumlah tiket untuk para penikmat sepakbola. David Will, ketua bagian tiket untuk Piala Dunia, mengatakan kalau persentase tiket untuk fans dari negara-negara yang lolos akan meningkat hingga 50 persen.Ia juga mengatakan sistem pengumpulan baru akan berjalan lama untuk menjauhkan tiket dari pasar gelap. Fans dari tim-tim yang terlibat di Piala Dunia akan mendapatkan 12 persen dari total kapasitas stadion bagi pertandingan mereka masing-masing, meningkat dari sebelumnya yakni delapan persen. Hal ini hanya akan berlaku di putaran pertama, dimana persentase akan berkisar sekitar delapan persen untuk babak knockout. FIFA juga tidak lagi mengatur alokasi tiket untuk asosiasi negara yang berpartisipasi guna menjual atau mendistribusikan namun akan melakukan melalui MATCH, sebuah organisasi di Manchester, Inggris, yang mengatur program akomodasi FIFA. Will mengatakan sebuah kriteria telah dibuat untuk memastikan alokasi setiap negara sampai kepada fans melalui para pendukung klub atau organisasi serupa. "Kami selalu mendapat kritikan karena terlalu banyaknya tiket yang jatuh ke tangan makelar namun kami yakin setidaknya 80 persen di tahun 2010 akan sampai ke publik," ujarnya. "Kami telah berusaha untuk menyederhanakan sistem kepada konsumen dan membantu membatasi kemungkinan terjadinya pasar paralel," tambah Will. Akan ada lima tahap penjualan tiket, dimana kesemuanya melalui internet (www.fifa.com) dan juga melalui aplikasi tertulis. Tahap pertama akan dimulai pada 2 Februari dan berjalan hingga 31 Maret 2009 dimana pemilihan acak akan dilaksanakan pada 15 April 2009 guna menentukan alokasi tiket. Pihak-pihak yang aplikasinya sukses hanya akan dapat mengambil tiket mereka manakala di Afsel. Mereka akan didistribusikan melalui tempat khusus tiket. Tiga juta tiket diperkirakan akan disediakan untuk Piala Dunia. penulis: Biangbola
Bookmark
Email This
Comments (0)Show/Hide comments Write comment |

