| Aquilani bawa Italia menang 2 - 1 lawan Montenegro |
| Rabu, 15 Oktober 2008 21:22 |
|
Alberto Aquilani tampil gemilang saat membela Italia lawan Montenegro dalam kualifikasi Piala Dunia 2010 Zona Eropa Grup 8, Rabu atau Kamis (16/10) dini hari. Dia mencetak dua gol pertamanya untuk Gli Azzurri, sekaligus membawa kemenangan timnya 2-1. Dengan kemenangan itu, Italia berhasil mempertahankan posisinya di puncak klasemen Grup 8. Italia kini mengumpulkan nilai 10 dari 4 pertandingan. Saingan terdekatnya adalah Republik Irlandia yang mengantongi nilai 7, tapi baru tampil 3 kali.Tampil di kandang sendiri, Italia berusaha menekan lebih dulu. Upaya itu cukup merepotkan Montenegro. Strategi pelatih Marcello Lippi memasang Alberto Aquilani juga mendatangkan hasil. Striker AS Roma tersebut menjadi penentu kemenangan Italia. Pada menit pertama, Italia sudah mencetak peluang. Dossena yang menerima umpan dari Di Natale, memiliki ruang tembak ke gawang. Sayang, tendangannya masih melebar. Semenit kemudian, giliran Gennaro Gattuso yang mengancam gawang Montenegro. Seperti kasus Dossena, tendangan gelandang AC Milan itu masih melebar. Namun, Italia hanya menunggu waktu untuk mencetak gol. Dan, benar. Pada menit ke-8, Aquilani membawa Italia unggul lebih dulu. Sebuah umpan Di Natale dengan baik diselesaikan oleh Aquilani. Sayangnya, Italia agak lengah. Selain itu, Montenegero memang memberikan perlawanan yang ketat dan beberapa kali membahayakan pertahanan Italia. Pada menit ke-18, striker Roma, Mirco Vucinic menyamakan kedudukan. Tanpa terkawal, Vucinic melepaskan tendangan kaki kiri ke pojok gawang Italia. Kedudukan imbang membuat suasana semakin panas dan tegang. Italia terus berusaha menekan, tapi Montenegro juga tak mau kalah. Meski begitu, ketenangan dan pengalaman Italia menjadi pembeda. Pada menit ke-28, Aquilani kembali mencetak gol dan ini akhirnya menentukan kemenangan Italia. Gol ini berawal dari tendangan Chiellini. Bola kencang gagal dibuang oleh barisan pertahanan Montenegro. Aquilani yang berdiri agak jauh dari gawang, kemudian memanfaatkan bola liar dan segera melesakkannya ke gawang lawan. Memasuki babak kedua, permainan semakin ketat. Kedua tim tetap saling menyerang dan membahayakan. Beberapa peluang sempat tercipta dari kedua belah kubu, namun gagal menghasilkan gol. [kompas]
Bookmark
Email This
Comments (0)Show/Hide comments Write comment |

