Cari berita

Terima berita di email:

Delivered by FeedBurner

FA minta FIFA investigasi rasisme terhadap Heskey
Kamis, 11 September 2008 14:00

Rasisme di dunia sepakbola masih sulit untuk diberantas. Meskipun hal tersebut (rasisme,red) selalu dikecam dan mendapat hukuman yang berat, namun para pelaku masih tetap melakukan hal yang tidak terpuji itu.

Terakhir, suporter Kroasia melakukannya terhadap pemain Inggris, Emile Heskey. Dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2010 di Zagreb, Rabu (10/9) waktu setempat, striker Inggris berkulit hitam itu mendapat ejekan dari para pendukung tuan rumah yang memang sangat frustrasi setelah tim kesayangan mereka menanggung malu karena kalah 1-4.

Mereka (suporter,red) terus meneriakkan bahwa Heskey adalah "orang yang bodoh" dan tidak berguna. Meskipun demikian, Heskey yang mendapat perlakuan rasis ketika menegur kapten Nico Kovac pada babak kedua itu tak bergeming, dan dia berusaha menghindari konfrontasi dengan suporter yang terlihat sangat terpukul dengan apa yang mereka saksikan.

Melihat kondisi tersebut, kubu Inggris mengajukan keberatan. Mereka meminta kepada federasi tertinggi sepakbola dunia, FIFA, untuk melakukan investigasi terhadap kasus tersebut. Jika terbukti, maka ini menjadi hal memalukan di ajang kualifikasi Piala Dunia 2010.

"Ini adalah tindakan yang tidak bisa diterima oleh siapa pun karena menyangkut rasisme. Karena itu, kami meminta kepada FIFA untuk menginvestigasi hal tersebut," demikian pernyataan asosiasi sepakbola Inggris, FA, Kamis (11/9).

"FA dan tim Inggris akan berusaha sekuat tenaga melakukan apa yang bisa dibuat untuk menghilangkan segala bentuk rasisme dari sepakbola dan kehidupan sosial," tambah FA.

Sementara itu jurubicara Kroasia, Davor Gavran, berusaha memberikan pembelaan. Menurutnya, apa yang dilakukan para oknum itu hanyalah bentuk dari kekecewaan karena tim kesayangan mereka gagal mewujudkan apa yang dikehendaki.

"Mereka terlihat sangat frustrasi sehingga melakukan hal tersebut. Kami mengutuk hal tersebut," ungkap Gavran kepada AP.

Sebelumnya, Kroasia juga pernah melakukan hal serupa, ketika melawan Turki di putaran final Piala Eropa 2008 bulan Juni lalu. Akibatnya, mereka mendapat denda sebesar 27.600 dolar AS (sekitar Rp 261,836 juta).

[kompas]

Comments (0)

Subscribe to this comment's feed

Show/Hide comments

Write comment

smaller | bigger
security image
Write the displayed characters

busy
 
Shopping at SOCCER.COM Helps Your Club
Sepakbola.com - Berita bola & komunitas bola mania. Jadwal, hasil pertandingan, semuanya bola di Sepakbola.com
Note Privasi | Kontak