|
Tuesday, 01 April 2008 18:00 |
|
Berbicara di depan pengadilan, arsitek Inggris Fabio Capello mengatakan kalau dirinya tidak pernah mengurus kontrak pemain selama melatih di Italia dan memaksa pemain untuk menandatangani kesepakatan khusus.
Capello menjadi saksi dalam sidang pengadilan dari enam orang yang dituduh melakukan kompetisi tidak fair melalui penggunaan ancaman sebagai bagian dari agen olahraga Gea World, yang biasa mengatur karir sejumlah pesepakbola dan pelatih Italia.
Mantan manajer umum Juventus Luciano Moggi, yang menjadi tokoh dibalik skandal pengaturan pertandingan Serie A tahun 2006, dan Davide Lippi, anak Marcello Lippi, merupakan dua dari enam terdakwa tersebut.
Capello pernah bekerja dibawah kepemimpinan Moggi di Juventus sejak 2004 hingga 2006 namun masa kepelatihannya di Roma yang menarik minat pengadilan.
"Saya tidak pernah mendengar para pemain mendapat tekanan atau insiden yang berkaitan dengan kontrak pemain. Di Roma dan kemudian Juventus, saya hanya berhubungan dengan kepelatihan," tukasnya.
Ditanya mengenai wawancara yang ia berikan kepada harian Corriere dello Sport mengenai Gea dan kemungkinan monopoli pemain yang dilakukan mereka, Capello mengatakan: "Saya melakukan wawancara karena saya merasa berhak melakukan sesuatu bagi Roma. Saya tahu tentang Gea, saya tahu banyak pemain lahir dari perusahaan tersebut."
Franco Baldini, asisten Capello, memberikan kesaksian sebelumnya. Moggi sempat mendapat peringatan dari hakim setelah memberikan isyarat kepada Baldini.
Lippi, mantan pelatih timnas Italia, nampaknya akan menjadi saksi selanjutnya.
penulis: BiangBola.com
 |