|
Monday, 05 May 2008 04:12 |
|
Pelatih Inter Milan, Roberto Mancini, tetap optimistis menjuarai Liga Italia Serie A kendati baru saja menuai kekalahan 1-2 dari rival sekota, AC Milan kemarin (4/5). Kekalahan itu membuat posisi Inter di puncak klasemen didekati AS Roma dengan jarak tiga poin.
Pasalnya, di saat bersamaan, Roma menang 3-0 atas Sampdoria. Namun Mancini tetap yakin untuk mempertahankan gelar karena di dua laga sisa hanya akan menghadapi Siena dan AC Parma yang di atas kertas mudah ditundukkan pasukannya.
"Kami akan memastikan gelar juara hari Minggu depan saat menjamu Siena di Giueseppe Meazza. Saya yakin sekali karena dari awal saya menyadari Roma tak mungkin kalah dari Sampdoria dan kami kesulitan melawan Milan. Jadi, partai melawan Siena adalah kuncinya," ujar Mancini.
"Saya pikir tim tak akan terpengaruh dengan kekalahan dari Milan. Jika melawan Siena gagal, maka Parma akan kami tundukkan," imbuhnya.
Lebih lanjut, Mancini juga memuji Milan yang pantas meraih kemenangan di San Siro. Di pertemuan pertama, saat Inter menjadi tuan rumah di bulan Desember, Inter mampu menang 2-1 setelah sempat tertinggal 0-1. Tapi kali ini, Inter gagal menandingi kecepatan pemain Milan sehingga tertinggal oleh gol Filippo Inzaghi dan Kaka sebelum Julio Cruz menipiskan menjadi 2-1.
Di sisi lain, pelatih Roma, Luciano Spalletti, mulai menyerah. Kendati merapatkan jarak dengan Inter, Spalletti yakin Inter akan juara seusai melawan Siena.
"Mereka pasti akan mengalahkan Siena di kandangnya sendiri sehingga memastikan gelar juara," tegas pelatih berkelapa plontos itu.
Spalletti menunjuk dua laga kandang timnya di masa lalu yang hanya berakhir imbang. "Tapi juga ada beberapa pertandingan lain di mana kami kehilangan poin, padahal kami hanya melawan tim yang harusnya bisa kami kalahkan," tuturnya.
Tetapi Spalletti mengaku cukup puas bisa menutup musim di peringkat kedua, khususnya setelah Juventus -- tim peringkat ketiga -- takluk 0-1 dari Siena. "Sebelum melawan Sampdoria, saya katakan mencapai posisi kedua adalah tujuan penting dan dengan menyisakan dua laga lagi, sasaran itu sudah dikunci. Saya sangat bangga," pungkasnya. penulis: BiangBola
 |