|
Bukan hanya PSS Sleman yang khawatir dengan posisi PSSI sekarang ini. Hal yang sama juga dirasakan salah satu klub di Jateng Persis Solo.
Kekhawatiran Laskar Sambernyawa, julukan Persis akan sanksi FIFA kepada PSSI membawa efek buruk terhadap persiapan tim Kota Bengawan dalam menyambut Liga Indonesia (Ligina) 2008 yang menurut jadwal akan digulirkan Juli mendatang. Buktinya, meski sudah ada deal dengan Yudi Suryata sebagai Arsitek Persis musim 2008. Namun sampai sekarang, realisasi penandatanganan kontrak masih menyisakan tanda tanya. Ketua Umum Persis F.X. Hadi 'Rudy' Rudyatmo secara tegas mengaku, musim ini harus lebih hati-hati dalam membuat kesepakatan kontrak. Baik dengan pelatih maupun pemain. Bahkan, Wakil Wali Kota Solo itu memastikan jika proses pembentukan tim akan molor dari batas waktu yang telah ditentukan. "Kami akan menunggu sampai 4 Mei mendatang. Apakah FIFA benar-benar akan membekukan PSSI, karena dianggap telah melanggar batas akhir revisi Pedoman Dasar (PD)," ujar Rudy. Karena menurutnya, jika sampai kompetisi ditunda atau bahkan ditiadakan sama sekali lantaran tak lagi diakui oleh FIFA, klub juga yang dipastikan bakal merugi. "Karena itu kami tidak ingin gegabah dalam melakukan pembentukan tim. Biar semuanya jelas dulu, baru kami melangkah," tukasnya. Tak kunjung adanya kejelasan dari Persis membuat sebagian pilar lama yang musim ini masih akan dipertahankan memilih hengkang. Sebut saja libero Persis musim lalu Anam Syahrul terlihat ambil bagian dalam seleksi yang digelar Persijap Jepara. "Penampilan Anam lumayan bagus. Apalagi dia putra daerah dan asli Jepara. Kemungkinan dia menjadi salah satu pemain yang musim ini akan kita pakai," ujar Bendahara Persijap Suko Santoso. penulis: OkeZone
 |