|
Lawan Roma, ujian besar Pique |
|
|
|
|
Written by Agus
|
|
Tuesday, 08 April 2008 02:57 |
|
Manajer Sir Alex Ferguson memiliki kepercayaan terhadap palang pintu muda Manchester United Gerard Pique. Sekarang kepercayaan itu akan diuji seiring dengan usaha klub untuk tetap cemerlang di Liga Premier dan Liga Champions meski didera krisis pertahanan.
Ujian pertama Pique adalah saat MU menjamu AS Roma di Old Trafford dalam laga kedua perempat final Liga Champions, Rabu (9/4) ini. MU meraih kemenangan 2-0 pada pertemuan sebelumnya di Olimpico.
Namun kemenangan tersebut harus dibayar mahal menyusul cederanya Nemanja Vidic dan mengharuskannya absen untuk tiga pekan ke depan, dan Rio Ferdinand kemudian menyusul rekannya itu sehingga membuat lini belakang MU kehilangan dua pilar utamanya.
Ferdinand mengalami cedera paka kaki kirinya saat Mu bermain imbang 2-2 dengan Middlesbrough, Minggu kemarin dan, meski tidak mengalami cedera parah, bek Inggris tersebut nampaknya tidak dapat tampil menghadapi Roma.
Pique menggantikan Ferdinand saat itu dan secara umu tampil mengesankan guna mendapatkan kesempatan menjadi starter di musim ini sekaligus memantapkan kepercayaan Ferguson kalau dirinya dapat menghadapi tantangan yang diujikan kepadanya.
"Pique dimainkan dan tampil brilian saat melawan Middlesbrough. Ia menakjubkan. ia pemain yang bagus dan saya pikir hal itu membantu kami. Kami memiliki kepercayaan besar terhadapnya dan ia menjawabnya dengan sangat baik," ujar Ferguson.
Apabila Ferdinand belum pulih, Pique dapat dimainkan bersama dengan Wes Brown di jantung pertahanan dimana John O'Shea mengisi posisi bek kanan, terkecuali Ferguson memilih untuk berspekulasi untuk memainkan kembali Gary Neville setelah satu tahun absen karena cedera.
Roma sendiri tidak akan diperkuat oleh kapten Francesco Totti, yang juga absen di laga pertama, namun gelandang Italia Simone Perrotta, yang lahir di Manchester, dapat ditampilkan setelah absen karena hukuman satu pertandingan.
Ujung tombak Mirko Vucinic diperkirakan akan menjadi penyerang tunggal dengan ditopang oleh Amantino Mancini dan Rodrigo Taddei. David Pizarro menjadi favorit untuk menggantikan posisi Alberto Aquilani, yang belum 100 persen fit.
Juan juga dapat kembali tampil sehingga Christian Panucci dapat kembali ke posisi semula sebagai bek kanan.
Setelah musim lalu mempermalukan Roma dan laga pertama musim ini juga mempecundangi Il Lupo, sulit untuk melihat MU gagal lolos ke empat besar, dimana kemungkinan mereka akan bertemu Barcelona atau Schalke 04.
Ferguson menyadari peluang tersebut dapat membuat mereka merasa cepat puas dan dirinya sibuk memperingatkan skuad tentang pentingnya pertandingan ke depan.
Arsenal telah menunggu mereka seusai bertemu Roma sehingga Ferguson ingin timnya siap menguras fisik dan emosi apabila harus memainkan extra time.
"Dalam sepakbola Eropa sebuah gol mengubah situasi dengan cepat. Saya tidak ingin memulai pertandingan dengan Roma dan kemudian setelah sepuluh menit tertinggal satu gol. Mereka dapat menunggu kemudian berharap unggul 2-0 sehingga harus memainkan babak tambahan waktu," tukas Ferguson.
"Saya rasa kami harus tampil dengan cara kami dan memastikan laga nanti akan menjadi malam yang sulit bagi mereka. Satu gol bagi kami akan menuntaskan keseluruhan," tambahnya.
penulis: BiangBola.com
 |
maksudku itu kan terjadi dengan keunggulan AS Roma 2-0 di babak pertama..