Duo Jerman belum aman
Peluang dua tim Jerman, Bayern Muenchen dan Bayer Leverkusen, untuk bertemu di semifinal belum aman setelah kedua tim meraih hasil mengecewakan di laga delapan besar Piala UEFA, Kamis (3/4) ini. Bayern ditahan imbang oleh Getafe 1-1 sedangkan Leverkusen dipermalukan tamunya Zenit St Petersburg 1-4.
Gol Cosmin Contra di penghujung pertandingan menggagalkan kemenangan Bayern yang sudah di depan mata sekaligus tetap memperbesar peluang Getafe karena di laga kedua nanti akan bertindak tuan rumah.
Tampil di Allianz Arena, Bayern memainkan Lukas Podolski guna menemani Luca Toni di lini depan. Miroslav Klose dicadangkan oleh pelatih Ottmar Hitzfeld.
Toni membuka keunggulan Bayern di menit ke-26 saat dirinya menanduk umpan pojok Bastian Schweinsteiger.
Gol Toni, yang kedelapan di ajang Piala UEFA musim ini, menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak sementara bersama dengan Pavel Pogrebnyak, yang mencetak gol bagi Zenit St Petersburg saat menggulung Leverkusen 4-1.
Bagi Toni, itu adalah gol ke-27 nya bagi Bayern di segala kompetisi, namun hal tersebut tidak menjadi penampilan yang meyakinkan karena FC Hollywood hanya membuat 5 tendangan ke gawang dari 24 kali percobaan.
Dan kemenangan yang sudah di depan mata akhrinya sirna setelah Contra melesakkan tendangan keras yang gagal ditepis oleh kiper Oliver Kahn.
Apabila Bayern meraih imbang, hasil yang diraih Leverkusen lebih buruk lagi karena mereka dipecundangi tamunya, Zenit, 1-4 di kandang sendiri.
Publik BayArena dibuat bungkam oleh empat gol yang dilesakkan Zenit yang diawali oleh gol Andrei Arshavin saat pertandingan berjalan 20 menit.
Arshavin berhasil memanfaatkan kesalahan Tranquillo Barnetta dan melesakkan bola ke dalam gawang tanpa dapat ditepis kiper Rene Adler.
Tuan rumah dapat menyamakan kedudukan di menit ke-33 setelah Stefan Kiessling melesakkan gol ketujuhnya di ajang Piala UEFA musim ini.
Sundulan Bernd Schneider memanfaatkan umpan Theofanis Gekas hanya dapat dihalau mencapai Kiessling, yang langsung menyambar bola rebound menajdi gol.
Namun di babak kedua, tepatnya di menit ke-52, Zenit kembali unggul setelah Pogrebnyak sukses menyelesaikan umpan silang Arshavin.
Sembilan menit kemudian, tim tamu memperbesar kedudukan ketika Aleksandr Anyukov tanpa pengawalan ketat berhasil menjebol gawang Adler.
Dan usaha Leverkusen untuk mengejar ketertinggalan semakin sulit setelah di menit ke-64 Zenit mencetak gol keempat mereka saat umpan Viktor Fayzulin dapat diselesaikan dengan baik oleh Igor Denisov.
Kekalahan ini semakin menyulitkan Leverkusen untuk dapat lolos ke semifinal karena mereka butuh kemenangan minimal 4-0 saat bertandang ke St Petersburg.
Bagi Zenit, hasil imbang sudah cukup untuk melenggangkan langkah mereka ke empat besar.
penulis: BiangBola.com
