| Ancelotti impikan final Piala UEFA melawan Napoli |
| Ditulis oleh Agus |
| Selasa, 19 Agustus 2008 18:12 |
|
AC Milan mencoba memanaskan serunya perebutan gelar juara Piala UEFA. Jauh sebelum putaran final berlangsung, juara dunia klub itu sudah memimpikan banyak hal pada pertandingan "kelas dua" di Eropa tersebut. Pelatih Rossonerri, Carlo Ancelotti mengatakan, ia dan timnya ingin bertemu dengan Napoli di partai puncak. "Kami ingin mencapai final dan akan hebat jika kami bertemu Napoli di pertandingan itu," kata Ancelotti sambil tersenyum.Kepercayaan diri jelas terlihat dari ucapan Ancelotti itu. Maklum, Il Diavolo baru saja mengganyang Juventus dengan skor 4-1 dalam perebutan Trofeo Berlusconi, Minggu (17/8) lalu. Kamis (21/8) waktu setempat, tim yang musim lalu gagal menembus zona Liga Champions itu akan kembali berhadapan dengan Juventus dan Napoli dalam perebutan gelar Trofeo Birra Moretti. Ketiganya saling berhadapan dalam pertandingan singkat selama 45 menit di Stadion San Paolo. Milan ingin menjadikan ajang ini sebagai pemanasan untuk menunjukkan diri bahwa mereka mampu merebut gelar scudetto dan Piala UEFA musim depan. "Selalu menyenangkan kembali ke Naples. Saya tidak akan lupa dengan masa-masa emas Diego Armando Maradona, tapi Pierpaolo Marino dan Aurelio De Laurentiis lah yang membangun Napoli menjadi tim besar. Sangat bagus bertemu mereka di Eropa lagi," tambah Ancelotti. Ucapan Ancelotti ini pun menggugah keinginan Paolo Cannavaro untuk menanggapinya. Bek tengah Napoli itu juga berharap timnya dapat bertanding lawan Milan di final nanti. "Kita semua berharap prediksinya menjadi kenyataan. Sungguh menakjubkan dapat bermain melawan Milan di Piala UEFA, terutama jika kita menjalani musim dengan baik," kata Cannavaro. Bagi Napoli, lolos ke Piala UEFA musim ini terasa sangat istimewa sebab mereka harus menunggu 14 tahun untuk masuk ke ajang bergengsi untuk klub kelas menengah ini. Napoli sendiri meraih tiket Piala UEFA melalui pintu Piala Intertoto dengan menggasak Panionios dengan skor agregat 2-0. Mereka juga sudah lolos ke fase grup setelah menang 3-0 atas Vllaznia di putaran awal. Jika kedua tim tadi bertemu di partai puncak, maka untuk kelima kalinya terjadi all Italian final di turnamen tersebut. Sebelum ini, Juventus dan Fiorentina pernah bertemu di final 1990, lantas Inter versus Roma (1991), Parma dan Juventus (1995), serta Inter lawan Lazio (1998). penulis: Kompas
Bookmark
Email This
Comments (2)Show/Hide comments Write comment |


