|
Written by Agus
|
|
Friday, 02 May 2008 00:46 |
|
Bayern Munich benar-benar tak berdaya saat melakoni leg kedua semifinal Piala UEFA. Dalam lawatannya ke markas Zenit St Petersburg, Kamis (1/5) malam atau Jumat (2/5) dinihari WIB, raksasa Bundesliga itu dibantai 4-0 dan tersisih karena kalah agregat 5-1 pada leg pertama pekan lalu di Allianz Arena, kedua tim berbagi gol 1-1.
Para pemain Bayern tak bisa berkata banyak, hanya permintaan maaf yang keluar dari mulut mereka agar fans-nya tak terlalu kecewa. Luca Toni adalah orang yang mengucapkan kata maaf itu karena mereka harus pulang dari Rusia dengan kepala tertunduk sebagai ungkapan rasa malu.
"Kami harus meminta maaf kepada fans karena telah menodai sukacita yang seharusnya diberikan kepada mereka (fans,red). Kami tak beruntung malam ini dan saya menilai penampilan kami dalam pertandingan tersebut adalah yang terburuk sejak saya bergabung," ungkap Toni usai pertandingan.
Hal senada diungkapkan full back Philipp Lahm. Dia mengaku sangat terpukul dengan kekalahan yang memalukan tersebut sehingga tak bisa mengungkapkan dengan kata-kata bagaimana kesedihan yang dirasakan.
"Sangat sulit menemukan kata-kata yang tepat untuk melukiskan kekalahan ini. Secara keseluruhan, kami memang tampil buruk dan melakukan kebodohan sehingga gawang kami kebobolan empat kali. Memang, kami tak boleh melupakan penampilan fantastis sepanjang musim hanya karena kekalahan ini. Tetapi hari ini kami bermain buruk dan harus membayar mahal dengan kegagalan," tegas Lahm.
Hasil memalukan ini bukan hanya memupuskan ambisi The Bavarian untuk mencetak treble winner alias meraih tiga gelar juara. Namun, posisi Toni yang sebelumnya di puncak daftar top skor Piala UEFA sudah digeser oleh striker Zenit, Pavel Pogrebnyak.
Dua gol yang dilesakkan ke gawang Bayern membuat Pogrebnyak total menorehkan 11 gol. Namun dia tak mungkin menambah gol lagi karena absen di final nanti menyusul akumulasi kartu kuning. Saat ini dia unggul satu gol dari Toni yang juga sudah pasti tak bisa menambah koleksinya.
Dengan demikian, Bayern kini tinggal konsentrasi untuk memastikan diri menjadi juara Bundesliga, Jika akhir pekan nanti mereka sukses meraih kemenangan maka trofi paling bergengsi di kompetisi domestik itu akan jatuh ke pundaknya dan mereka harus puas dengan raihan double winner (juara Piala Jerman dan Bundesliga). penulis: Kompas
 |