Smith jagokan Zenit di final Piala UEFA
Ditulis oleh Agus   
Selasa, 13 Mei 2008 14:00

Pelatih Glasgow Rangers Walter Smith justru pesimis dengan kekuatan timnya sendiri. Dia mengklaim Zenit St Petersburg sebagai favorit pemenang Piala UEFA musim ini setelah melihat tim Rusia itu menghancurkan Bayern Munich pada babak perempatfinal.

Smith sangat terkesan dengan kemenangan 4-0 Zenit dari Munich.

Zenit akan tampil pada babak final PIala UEFA sepanjang sejarah berdirinya klub itu. Di Stadion City of Manchester, anak-anak Dick Advocaat akan bertempur melawan Rangers, yang terakhir kali meraih gelar Piala Winner pada 1972 ketika berhasil mengalahkan Dynamo Moscow.

"Hasil 1-1 pada leg 1 mengesankan saya. Saya kembali terpukau ketika melihat mereka mampu menghancurkan Bayern Munich 4-0. Mereka adalah favorit pemenang Piala UEFA musim ini," papar Smith, seperti dilansir AP, Rabu (14/5/2008).

Rangers dikenal sebagai tim yang menerapkan strategi catenaccio (bertahan). Tim yang akan memulai kampanye Eropa untuk mengambil tiket Liga Champions melalui babak kualifikasi kedua itu telah bermain 18 kali, sepanjang perjalanannya di pentas Piala UEFA.

Dalam perjalanannya Rangers memang kesulitan menambang gol. Tapi, terkait pertahanannya yang rapat, mereka bisa melenggang hingga babak final. Smith sendiri tetap waspada meski Zenit akan bermain tanpa bintangnya Pavel Pogrebnyak.

"Kami memang mampu bertahan dengan sangat baik. Tapi di laga final Anda dijharuskan bermain dengan sangat baik dan menang," tegasnya.

Ribuan fans The Gers-sebutan Rangers diperkirakan akan menonton tim kesayangannya.

Daftar pemenang Piala UEFA

1971-72 Tottenham Hotspur 3-2 Wolverhampton Wanderers

1972-73 Liverpool 3-2 Borussia Moenchengladbach

1973-74 Feyenoord 4-2 Tottenham Hotspur

1974-75 Borussia Moenchengladbach 5-1Twente Enschede

1975-76 Liverpool 4-3 Club Bruges

1976-77 Juventus 2-2 Athletic Bilbao (Juventus menang dengan keunggulan gol tandang)

1977-78 PSV Eindhoven 3-0 Bastia

1978-79 Borussia Moenchengladbach 2-1 Red Star Belgrade

1979-80 Eintracht Frankfurt 3-3 Bor.Moenchengladbach (Frankfurt menang dengan keunggulan gol tandang)

1980-81 Ipswich Town 5-4 AZ Alkmaar

1981-82 IFK Gothenburg 4-0 SV Hamburg

1982-83 Anderlecht 2-1 Benfica

1983-84 Tottenham Hotspur 2-2 Anderlecht (Spurs menang 4-3 leewat drama adu penalti)

1984-85 Real Madrid 3-1 Videoton

1985-86 Real Madrid 5-3 Cologne

1986-87 IFK Gothenburg 2-1 Dundee United

1987-88 Bayer Leverkusen 3-3 Espanyol (Leverkusen menang 3-2 lewat drama adu penalti)

1988-89 Napoli 5-4 VfB Stuttgart

1989-90 Juventus 3-1 Fiorentina

1990-91 Internazionale 2-1 Roma

1991-92 Ajax 2-2 Torino (Ajax menang dengan keunggulan gol tandang)

1992-93 Juventus 6-1 Borussia Dortmund

1993-94 Internazionale 2-0 Salzburg

1994-95 Parma 2-1 Juventus

1995-96 Bayern Munich 5-1 Bordeaux

1996-97 Schalke 04 1-1 Internazionale (Schalke menang 4-1 lewat drama adu penalti)

1997-98 Internazionale 3-0 Lazio

1998-99 Parma 3-0 Marseille

1999-2000 Galatasaray 0-0 aet Arsenal (Galatasaray menang 4-1 lewat drama adu penalti)

2000-01 Liverpool 5-4 aet Alaves

2001-02 Feyenoord 3-2 Borussia Dortmund

2002-03 Porto 3-2 aet Celtic

2003-04 Valencia 2-0 Marseille

2004-05 CSKA Moscow 3-1 Sporting Lisbon

2005-06 Sevilla 4-0 Middlesbrough

2006-07 Sevilla 2-2 aet Espanyol (Sevilla menang 3-1 lewat drama adu penalti)

Sejak musim 1997-98 pemenang pada laga final ditentukan hanya dari satu laga.

sumber: OkeZone

Comments (0)

Subscribe to this comment's feed

Show/Hide comments

Write comment

smaller | bigger

busy
LAST_UPDATED2
 
Sepakbola.com - Berita bola, komunitas bola, semuanya bola | Note Privasi | Kontak