‘Paul Pogba Tak Terlalu Bagus Untuk Manchester United’

Sepakbola.com, Manchester – Mantan pemain internasional Republik Irlandia Eamonn Dunphy mengklaim bahwa Manchester United akan lebih baik tanpa kehadiran Paul Pogba. Menurutnya, harga yang telah dibayar untuknya tak sebanding dengan kualitas yang ditampilkan.

Sebelum Neymar menahbiskan dirinya sebagai pemain termahal di dunia dengan biaya transfer 222 juta Euro dari Barcelona ke Paris Saint-Germain di musim panas kemarin. Paul Poogba lebih dulu mengecap sebagai pesepakbola termahal sejagat ketika dia dipulangkan United dari Juventus senilai 89 juta pounds pada 2016.

Di musim perdananya, gelandang asal Prancis mendapat banyak kritik soal penampilannya yang dianggap tak konsisten berpengaruh di lapangan untuk Setan Merah. Setelah kembali dari larangan tiga pertandingan musim ini pun Pogba mendapat penilaian negatif dari berbagai pihak, termasuk legenda hidup United Paul Scholes.

Munculnya hujan kritik tersebut lantaran semenjak kembalinya United menelan hasil yang sangat tidak memuaskan. Disingkirkan tim divisi Championship Bristol City di ajang Piala Liga, kemudian hanya meraup tiga poin dari tiga pertandingan di Premier League. Memang akhirnya Setan Merah berhasil kembali ke jalur kemenangan di laga pembuka Tahun 2018.

Scholes yang merupakan mantan pemain andalan di lini tengah United era Sir Alex Ferguson itu menilai Pogba hanya berlarian tak jelas sepanjang pertandingan. Dia pun mempertanyakan metode latihan apa yang telah ia lakoni selama ini.

Kontribusi tak sebanding dengan harga

Senada dengan kritik yang dilayangkan Scholes, Dunphy juga berpikir bahwa pemain bernomor punggung 6 di skuat United itu tak cukup bagus bermain bersama raksasa Premier League. Ia menyayangkan proses adaptasi yang seharusnya bisa mudah namun Pogba nampak seperti kesulitan mencari titik stabil permainannya.

“Ada banyak sekali pujian yang ditampilkan di media dan di pertandingan dengan mengatakan bahwa Pogba merupakan pemain yang luar biasa, tapi saya setuju dengan perkataan yang dilayangkan Scholes,” tutur Dunphy kepada RTE 2fm.

“Paul Scholes berkualifikasi sebagai komentator, dia adalah mantan pemain hebat. Dia menyoroti hal-hal seperti yang dia lihat dan kita harus bersyukur untuk itu. Penyihir ini disebut Pogba, dia tidak pernah muncul [di lapangan].”

“Sebuah label harga 90 juta pounds, itu konyol sebenarnya. Pogba tidak cukup bagus. Tidak peduli sistem apa yang dimainkan Paul Pogba, dia bukan pemain top. United akan lebih baik tanpa dia. Dia baik-baik saja, jika Anda membayar 20 juta pounds untuknya, Anda akan berpikir Anda akan mendapatkan kesepakatan yang bagus.” tutupnya.

Namun performa terakhir kala United menumbangkan Everton dengan skor 2-0, Pogba mendapat banyak pujian. Salah satunya Thierry Henry yang menyebut bahwa permainan pemain yang suka gonta-ganti gaya rambut itu sudah kembali.

Itu sepenuhnya tak bisa menjadi tolok ukur, karena yang dibutuhkan adalah permainan stabil di setiap laga di mana selalu disinggung para pengkritik Pogba. (Sumber: Sportsmole)

Penulis: Maulana Habibi/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini