Penjelasan Pep Guardiola Soal Gemar Ganti Pasangan Bek Manchester City

Sepakbola.com, Stoke – Gemarnya Pep Guardiola merombak duet defender sentral Manchester City pada musim ini rupanya bukan tanpa alasan. Rupanya manajer asal Spanyol tersebut ingin mendapatkan pasangan benteng terbaik sesuai lawan yang sedang dihadapi oleh The Citizens.

Secara garis besar Pep membagi jenis bek tengahnya menjadi dua kelompok besar yakni tipe build-up dan juga tipe duel. Yang memiliki akurasi umpan di atas rata-rata John Stones dan Aymeric Laporte termasuk dalam tipe build-up. Sementara Nicolas Otamendi dan kapten Vincent Kompany ada di kelompok lainnya. Maka dari itu Pep punya banyak opsi kombinasi untuk setiap lawan-lawan City.

Contohnya saja saat menghadapi Chelsea di pekan ke-29 Premier League lalu yang dimenanginya dengan skor 1-0, Pep secara detail membeberkan kenapa ia lebih memilih Laporte untuk bermain ketimbang para seniornya yang lain. Pasalnya dengan kaki kiri yang dominan dan kemampuan build-up bek berbanderol 57 juta Poundsterling tersebut dinilai akan lebih efektif ketimbang Otamendi yang punya karakteristik berlawanan.

“Chelsea terkadang memainkan 5-4-1 atau bahkan 5-3-2. Jika mereka memilih yang kedua maka kami akan melawannya dengan tiga bek dan tiga gelandang. Di sisi kiri pertahanan Laporte yamg kidal tentu lebih baik daripada Otamendi atau Stones misalnya. Dengan Laporte sistem akan berjalan lebih baik,” papar Pep jelang laga tandang City ke markas Stoke City yang digelar pada Selasa (12/3).

“Di lain kesempatan mungkin ada variasi lain. Contohnya di beberapa laga aku memilih Otamendi dan Kompany karena mereka jago dalam merebut bola. Aspek bertahan, terutama duel mereka, semuanya sempurna. Aku butuh itu di sejumlah kesempatan. Ada beberapa detail spesial lain,” pungkasnya kemudian.

Penjelasan Pep cukup masuk akal karena statistik memang menunjukkan adanya kecenderungan tertentu dalam permainan masing-masing defender Manchester Biru. Misalnya saja Sky Sports mencatat jika Kompany dan Otamendi memang lebih baik dalam urusan duel ketimbang dua kolega mudanya. Keduanya rata-rata punya kemenangan dalam 2,7 dan 2,6 duel per 90 menit di Premier League. Bandingkan saja dengan Stones yang ‘hanya’ 1,8 dan Laporte yang bahkan hanya 1.

Sementara itu giliran Stones dan Laporte yang berada di puncak dalam urusan passing. Nama pertama punya akurasi sebesar 96,3% per laga dimana nilai sebesar itu seharusnya dimiliki pemain dengan posisi gelandang. Laporte tidak kalah oke dengan akurasi 94,6% miliknya. Untuk Kompany dan Otamendi keduanya masih berada di level 91%. (Sumber: Sky Sports)

Penulis: Izzuddin Faruqi Adi Pratama/Editor: Setyo Bagus Kiswanto

Komentari Artikel Ini