Awalnya Diragukan, Lima Pemain Ini Tunjukkan Kualitas Di Pekan-pekan Awal Liga 1

Di awal kompetisi, ada beberapa pemain yang bergabung di klub baru banyak yang meragukannya. Tapi mereka menunjukkannya dengan kualitas dan kontribusi untuk tim.

Sepakbola.com, Jakarta – Kompetisi Liga 1 2018 memasuki pekan keempat. Tentunya banyak pemain yang sudah menunjukkan kapasitasnya di kompetisi sepakbola di Indonesia.

Di awal, ada beberapa pemain yang diremehkan saat bergabung di klub baru. Mereka tak lagi diyakini bisa berkontribusi optimal. Akan tetapi justru sebaliknya, mereka justru bisa membalikkan tanggapan miring tersebut dengan tampil memukau. Berikut sepakbola.com merangkumnya untuk para pembaca semua.

1. Mohammadou Al Hadji (Borneo FC)

A post shared by Allan Dekourbel (@dekourbel) on

Performa pemain naturalisasi Borneo FC di tiga pekan awal Liga 1 2018 mengundang decak kagum. Pemain kelahiran Mali itu berhasil tampil prima lewat keberhasilannya meredam keganasan bomber lawan. Total hanya satu gol bersarang ke gawang kiper Borneo FC, Muhammad Ridho.

Kehadiran Al Hadji membuat pertahanan Pesut Etam menguat. Postur tinggi dan juga pintar membaca pergerakan lawan jadi modal Al Hadji mengawal barikade Borneo FC.

Penampilan keren Al Hadji tentu jadi pukulan telak para klub yang telah menyia-nyiakan bakatnya. Tercatat, sebelum berlabuh di Borneo FC, ada tiga klub Indonesia yang sempat tertarik dengan Al Hadji. Tim itu adalah Sriwijaya FC, PSM Makassar dan Persija Jakarta.

Kini berdasarkan permainan ciamik pekan perdana, ketiga klub penolak Al Hadji hanya bisa gigit jari. Andai saja mereka sebelumnya memutuskan merekrut Al Hadji dipastikan pertahanan tim bakal menguat. Apalagi Al Hadji juga tidak mengganggu slot pemain asing yang sudah ditentukan oleh LIB karena statusnya sudah WNI.

2. David Da Silva (Persebaya Surabaya)

Fé é a adesão de forma incondicional a uma hipótese que a pessoa passa a considerar como sendo uma verdade sem qualquer tipo de prova ou critério objetivo de verificação, pela absoluta confiança que se deposita nesta ideia ou fonte de transmissão. Faith is the unconditional adherence to a hypothesis that the person considers to be a truth without any type of proof or objective criterion of verification, by the absolute confidence that is deposited in this idea or source of transmission. Iman adalah kepatuhan tanpa syarat terhadap hipotesis yang dianggap orang sebagai kebenaran tanpa jenis bukti atau kriteria objektif verifikasi, oleh keyakinan mutlak yang tersimpan dalam gagasan atau sumber transmisi ini. 🇮🇩 🙈🙉🙊 🔥 🐊💚⚽️ Photo by: @jonathan.yohvinno

A post shared by Davi Da Silva (@davidasilva14) on

Penyerang Persebaya Surabaya David Da Silva sukses mencetak hattrick pertama di Liga 1 2018 ke gawang PS TIRA Bantul. Akhirnya tiga golnya membuat para suporter yang awalnya banyak meragukannya akhinya sedikit mereda.

Sukses mencetak hat-trick dan mengantarkan Persebaya meraih kemenangan, Da Silva membuat suporter Persebaya, Bonek, yang sebelumnya sempat memberikan komentar buruk padanya mereda.

Komentar yang dulu memintanya out dari Persebaya seolah berganti dengan banyak pujian dan sanjungan karena cetakan 3 gol pada laga kali ini. Meski begitu, ini baru memasuki pekan keempat kompetisi. Masih ada 30 pertandingan tersisa bagi Da Silva untuk benar-benar membuktikan ia layak dicintai Bonek.

3. In Kyun Oh (Persib Bandung)

Di awal kehadiran playmaker asal Korea Selatan, Oh In-Kyun, ke Persib Bandung mendapat tanggapan kurang menyenangkan dari segenap Bobotoh.

Mereka berpendapat Oh In-Kyun tidak pas untuk skuat Persib. Faktor usianya yang sudah menginjak 32 tahun menjadi alasannya.

Namun eks Mitra Kukar membungkam semua itu dengan penampilan hebatnya. Apalagi ia sudah mencetak dua gol bersama Maung Bandung di Liga 1. Bahkan ia sempat didapuk menjadi pemain terbaik pekan ketiga pilihan operator kompetisi. Jika penampilannya konsisten, penolakan tentu saja akan berubah menjadi dukungan bagi pemilik nomor punggung 33 ini.

4. Hilton Moreira (Persipura)

Hilton sempat ditolak Persija lantaran dinilai sudah habis. Namun setelah memutuskan untuk melanjutkan kariernya bersama Persipura Jayapura musim ini, pemain asal Brasil itu mampu membuat lini depan tim berjuluk Mutiara Hitam menjadi berbahaya.

Dalam tiga pertandingan yang sudah dimainkan, Hilton Moreira memang baru sukses menciptakan satu gol. Namun pemain berusia 37 tahun itu memiliki peran penting lain dalam permainan yang membuat Persipura saat ini memuncaki klasemen sementara Liga 1 2018.

5. Robertino Pugliara (Persebaya)

Sekali lagi banyak Bonek tidak puas dengan keputusan manajemen terutama terkait perekrutan pemain asing. Salah satunya Robertino yang tergolong gaek, 34 tahun.

Manajemen Persebaya bergeming dan kritik yang dilontarkan bonek sejauh ini tak terbukti. Pemain asal Argentina itu mampu menjelma jadi motor permainan klub berjuluk Bajul Ijo tersebut.

Robertino sejauh ini sukses mencetak satu gol dalam tiga pertandingan bersama Persebaya. Jumlah tersebut diprediksi bakal terus bertambah mengingat sang pemain kerap menghadirkan aksi-aski membahayakan di depan gawang lawan.

Komentari Artikel Ini