RESMI! Mantan Gelandang Chelsea Tukangi Derby County

Selain taaran dari Derby County, Frank Lampard juga sempat menerima tawaran menangani Ipswich Town.

Sepakbola.com, London – Tanggal 31 Mei 2018 menjadi hari bersejarah untuk legenda hidup Chelsea, Frank Lampard. Dia diberi kepercayaan untuk pertama kalinya menjadi pelatih klub divisi Championship Derby County.

Mantan gelandang yang besar di London Barat mengaku sangat terkesan dengan pekerjaan baru yang ia terima. Lampard mengungkapkan bahwa Derby menjadi satu-satunya klub yang memberinya tawaran tertinggi dan paling menarik.

Selain Derby, Lampard juga mengatakan ada tawaran yang datang dari Ipswich Town sebanyak dua kali awal musim panas tahun ini. Tapi ia lebih memilih untuk mengambil alih kursi yang ditinggalkan Gary Rowett di Pride Park, untuk menggoreskan tinta sejarah baru berkiprah di dunia kepelatihan.

Lampard akan menghadapi pembatasan pada anggaran transfer setelah tim gagal memenuhi ekspektasi promosi musim lalu. Padahal mereka sudah menggelontorkan banyak dana untuk memperkuat skuat mereka. Hal itu disampaikan langsung oleh presiden klub Mei Morris.

Eks pemain Inggris ini bersikeras dirinya memiliki keinginan kuat untuk membawa Derby promosi ke Premier League. Itu adalah janji yang bisa jadi menggoreskan sejarah baru lagi andai berjalan sesuai harapan.

Ditanya apakah dia menerima tawaran menggiurkan dari Derby, Lampard mengatakan: “Tidak, saya tidak memiliki percakapan serius, saya tidak akan pergi sejauh ini untuk mengatakan jika tidak ada penawaran.”

“Ini adalah tawaran yang luar biasa dan karenanya mengapa saya bisa berada di sini sekarang.”

Pelajaran dari mantan manajer

Tapi diakuinya sebelum menerima tawaran dari Derby, Lampard lebih dulu berkonsultasi dengan ayahnya dan juga sang paman Harry Redknapp yang notabene mantan pelatih klubnya saat ini.

Selama kariernya dia pernah mendapat pelajaran di bawah manajer-manajer luar biasa seperti Jose Mourinho atau Carlo Ancelotti. Akan tetapi Super Frankie mengaku dirinya mencoba berusaha untuk memiliki identitasnya sendiri.

“Saya mendapat kebahagiaan dari begitu banyak manajer hebat, saya bukan orang yang suka meniru dari salah satu manajer yang pernah bekerja dengan saya,”

“Saya melihat apa yang saya pikir adalah sisi baik dan sisi buruk dari mereka. Saya akan membuat penilaian saya sendiri. Saya akan terbuka.” tutupnya. (Sumber: BBC Sport)

Penulis: Maulana Habibi/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini