5 Hal Yang Patut Diketahui Tentang Pemain Baru Arsenal Lucas Torreira

Lucas Torreira menyusul Berndt Leno, Sokratis dan Stephan Lichtsteiner bergabung ke Arsenal di bursa musim panas 2018.

Sepakbola.com, London – Lucas Torreira menjadi pemain baru keempat Unai Emery, setelah Arsenal berhasil mendatangkan pemain asal Uruguay itu pekan ini.

The Gunners menyepakati biaya transfer Torreira dengan klub Serie A Sampdoria sebelum Piala Dunia, dan transfer itu akan diselesaikan lebih awal jika Uruguay tidak melangkah jauh di turnamen di Rusia.

Pendukung Arsenal terus memperhatikan permainan pemain berusia 22 tahun itu selama Piala Dunia, tetapi bisa dikatakan bahwa masih banyak yang tidak tahu kemampuan dari gelandang itu. Inilah lima hal yang patut diketahui tentang Torreira.

Tak asing dengan permainan fisik

Salah satu kelemahan utama Arsenal dalam beberapa tahun terakhir cukup sederhana, mereka adalah tim yang terlalu baik.

Dari semua tim ‘besar’ di Premier League,  The Gunners adalah tim yang paling mudah untuk dilawan. Mereka jarang menerapkan permainan fisik, dan kerap kesulitan saat menghadapi lawan yang memiliki intensitas permainan tinggi.

Torreira akan membantu menyelesaikan masalah itu. Tidak ada keraguan lagi Unai Emery akan berusaha untuk memperketat pertahanan Arsenal, dan Torreira merupakan pemain yang dibutuhkannya saat ini.

Tandem cocok untuk Granit Xhaka

Torreira akan menjadi mitra ideal untuk Granit Xhaka, gelandang Swiss, yang sering dikritik karena kurang memiliki mobilitas dan kemampuan bertahan. Pemain itu juga sering bereaksi terhadap situasi yang telah terjadi, daripada berhenti sebelum dia melakukannya.

Torreira akan membawa kedisiplinan yang lebih besar, mobilitas yang lebih baik di lini tengah, dan itu bisa memberikan kesempatan bagi Xhaka untuk melangkah maju dan lebih fokus untuk mendikte permainan timnya.

Memberi fleksibilitas taktik bagi Emery

Kedatangan Torreira menawarkan alternatif yang menarik untuk sesuatu yang benar-benar baru bagi Arsenal, yaitu bermain dengan dua penyerang di depan.

Dengan Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette yang mereka miliki, The Gunners memiliki bakat menyerang yang bernilai lebih dari 100 juta poundsterling. Kedua pemain itu pun ingin bermain di lini depan di setiap pekan.

Torreira bisa menjadi jangkar tim di formasi berlian dengan empat gelandang. Kehadirannya bisa mendukung para pemain seperti Mesut Ozil untuk fokus dalam memerankan posisi playmaker di belakang dua striker di depan.

Tenang saat berada di bawah tekanan

Posisi Torreira yang berdiri di depan lini pertahanan membuat perannya menjadi sangat vital. Dia adalah jangkar tim, pemain yang menentukan dalam memotong serangan lawan.

Itu adalah posisi yang sangat sulit untuk dimainkan di lapangan sepak bola. Seorang gelandang jangkar membutuhkan kekuatan, pengambilan keputusan yang baik, kemampuan untuk menangani serangan lawan dan tentu saja melindungi pertahanan tim.

Torreira mampu menjalani peran itu dengan kepala yang sangat dingin dan menghasilkan pengaruh yang menenangkan ke seluruh timnya. Kemampuannya untuk berpikir jernih dalam situasi tekanan tinggi membuat dia dapat mengubah transisi bertahan ke menyerang dengan umpan yang sederhana.

Punya kemampuan mengumpan yang baik

Torreira tampil di lini tengah yang dinamis di Italia, dan ia sering berinteraksi dengan rekan satu tim di sekitarnya, memanfaatkan permainan passing yang cepat. Ini akan cocok untuk permainan para pemain seperti Mesut Ozil dan Henrikh Mkhitaryan, terutama ketika Arsenal berusaha untuk mempertahankan bola.

Selain itu, pemain asal Uruguay ini juga mampu memainkan umpan jauh ke depan untuk memulai serangan mendadak. The Gunners memiliki striker cepat dalam diri Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette, sehingga umpan-umpan cerdas dibutuhkan dari lini tengah mereka. (Sumber: Mirror)

 

Penulis: Andrie Widyantoro

Komentari Artikel Ini