Inter Milan Boleh Agresif Di Bursa Transfer Asal Jangan Ikuti Jejak Tetangganya

Aktivitas transfer Inter Milan mengingatkan kepada upaya serupa yang dilakukan AC Milan musim lalu.

Sepakbola.com, Milan – Inter Milan melakukan gebrakan yang cukup luar biasa di bursa transfer musim panas ini. Nerazzurri sepertinya tak perlu menunggu Piala Dunia 2018 berakhir untuk mendatangkan banyak pemain baru.

Sejauh ini sudah ada enam nama baru yang datang ke San Siro untuk memperkuat Inter. Nama-nama itu tak bisa dibilang main-main, mulai dari Radja Nainggolan, Federico Dimarco, Stefan De Vrij, Kwadwo Asamoah, Matteo Politano hingga striker muda asal Argentina, Lautaro Martinez.

Nafsu besar Inter dalam berbelanja ini disebabkan keberhasilan mereka lolos ke fase grup Liga Champions musim depan. Dana yang didapat dari bermain di Liga Champions memang sangat besar. Terlebih, Inter tentu tak mau hanya numpang lewat setelah berjuang cukup lama untuk kembali ke kompetisi antara klub kasta tertinggi di Eropa itu.

Pelajaran dari sanksi Milan

Dengan masih panjangnya bursa transfer musim panas, kemungkinan masih akan ada beberapa pemain lagi yang datang ke Inter. Namun, Inter perlu belajar dari tetangganya, AC Milan.

Rossoneri dengan pemilik baru begitu menggebu di musim panas tahun lalu. Kala itu Milan bahkan mendatangkan lebih dari 10 pemain baru ke San Siro mulai dari Hakan Calhanoglu, Ricardo Rodriguez, hingga yang paling menyita perhatian adalah Leornadro Bonucci yang dibajak dari Juventus. Di musim panas lalu Milan sangat boros dengan menghabiskan dana lebih dari 200 juta Euro.

Namun, dalam perjalanannya C Milan justru terseok-seok hingga akhirnya hanya mengakhiri musim di urutan ke-6 Serie A musim lalu. Parahnya Milan tak bisa bermain di Eropa dalam dua musim ke depan karena mereka didakwa melanggar aturan financial fair play dari UEFA. Meski belakangan manajemen Rossoneri sedang mengupayakan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga Internasional (CAS)

Melihat hal itu manajemen Inter perlu dengan cermat mengatur pengeluaran mereka di musim panas ini agar tak memiliki nasib yang sama seperti yang dialami tetangga mereka di akhir musim nanti.

Inter juga harus belajar dari pengalaman mereka sendiri terkait perekrutan pemain yang akhirnya gagal meski berbanderol mahal. Sebut saja Joao Mario, Gabriel “Gabigol” Barbosa, hingga Geoffrey Kondogbia.

Penulis: Hery Kurniawan/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini