Pindah Ke PSG, Buffon Ingin Buktikan Istilah ‘Tua-Tua Keladi’

Bersama Les Parisiens, Gianluigi Buffon bertekad mengangkat satu-satunya trofi bergengsi di level klub yang belum pernah ia raih, yaitu Liga Champions.

Sepakbola.com, Paris – Gianluigi Buffon mengatakan dia bergabung dengan Paris Saint-Germain untuk membuktikan bahwa meski sudah uzur namun dirinya masih seorang kiper hebat, alias tua-tua keladi.

Buffon secara resmi diperkenalkan oleh PSG pada hari Senin (9/7/2018) waktu setempat setelah sesi latihan pertamanya dengan klub. Mantan kiper No. 1 Juventus dan Italia itu percaya diri dia bisa mewujudkan ambisinya untuk memenangkan Liga Champions pada usia 40 tahun.

“Saya memilih untuk datang ke sini karena saya merasa saya masih bisa memberikan sesuatu yang penting,” buka Buffon.

“Saya ingin membuktikan bahwa saya masih seorang kiper hebat dan saya akan melakukannya. Saya juga bermain untuk tim nasional sampai tahun lalu, jadi saya menunjukkan saya masih kompetitif.

“Saya akan terus bermain selama saya merasa baik dan menunjukkan saya di antara yang terbaik. Segera setelah pemberhentian ini terjadi, saya akan menjadi yang pertama untuk menyingkir.

“Saya suka tantangan, saya ingin menguji diri saya sendiri. Sesi pelatihan pertama saya sulit, karena begitu banyak pemuda di sini berbicara dengan bahasa yang berbeda, tetapi ini tetap membuat saya bahagia.

“Dalam satu atau dua bulan, saya akan menjadi orang yang lebih kuat. Saya akan punya teman baru dan terbiasa dengan budaya baru. Saya akan menjadi orang yang lebih baik,” tegasnya.

Optimistis tatap Liga Champions

Kemudian eks kiper Parma itu mulai berbicara soal peluang PSG di Liga Champions. Selain itu ia juga berkomentar soal larangan bertanding yang ia terima di Liga Champions akibat insiden dengan wasit asal Inggris, Michael Oliver di musim lalu.

“Liga Champions? Saya telah datang ke klub yang ambisius, di mana semua orang ingin menang. Saya akan melakukan yang terbaik untuk membantu tim mencapai hasil terbaik yang dapat dicapai, tetapi Liga Champions tidak akan menjadi obsesi.

“Larangan tiga pertandingan? Klub membuat penilaian yang tepat dan keputusan saya untuk datang ke sini tentu saja tidak tergantung pada durasi larangan, yang akan saya hormati tanpa masalah dan kontroversi, ” tandas Buffon.

Gianluigi Buffon tampak masih sangat penasaran dengan Liga Champions. Dalam kariernya yang hebat di level kliub, trofi itu memang menjadi satu-satunya trofi yang belum pernah ia menangkan hingga saat ini. (Sumber: Football Italia)

Penulis: Hery Kurniawan/Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini