Lloris Tetap Jadi Kapten Tottenham Meski Terkena Kasus Mengemudi Sambil Mabuk

Sepakbola.com, London – Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino telah mengonfirmasi bahwa Hugo Lloris akan tetap menjadi kapten klub meskipun baru-baru ini didenda karena mengemudi dalam keadaan mabuk.

Lloris didenda sebesar 50.000 pounds dan dilarang mengemudi selama 20 bulan setelah mengaku bersalah di pengadilan Westminster Magistrates pada Rabu (12/9). Namun Pochettino mengatakan bahwa kapten pemenang Piala Dunia itu tidak akan kehilangan ban kaptennya di Tottenham Hotspur ketika dia kembali dari cedera.

Pochettino berkata: “Saya pikir tentu saja dia menyesalkan segalanya. Semua yang terjadi kemarin tidak bagus dan, tentu saja, dia tidak merasa berada dalam kondisi bagus. Dia mengatakan bahwa dia bersalah dan dia bertanggung jawab.”

“Tapi saya pikir yang paling penting adalah setiap orang dapat membuat kesalahan. Dia membuat kesalahan dan dia menyesalinya. Dia menghukum dirinya sendiri, tetapi kami bukan Tuhan yang dapat menghakimi orang. Kami adalah pria dan wanita dan kami semua bisa melakukan kesalahan. Dia mengatakan bahwa dirinya menyesal dan dia adalah seorang pria dan menerima kesalahannya. Dia bilang, ‘pelatih, ini pelajaran besar buat saya. Saya membuat kesalahan dan sekarang saya harus membayarnya’,” tambah Pochettino.

Ditanya apakah Lloris akan tetap menjadi kapten di Tottenham Hotspur, Pochettino berkata: “Tentu saja.”

Lloris memimpin Prancis untuk meraih kejayaan di Piala Dunia 2018 Rusia, tetapi saat ini dia harus absen membela Tottenham Hotspur setelah mengambil cedera paha dalam kemenangan 3-0 timnya atas Manchester United awal musim ini.

Pada akhir pekan ini, Tottenham Hotspur akan menjalani pertandingan berat melawan Liverpool di Wembley Stadium. Selain tidak akan diperkuat oleh Hugo Lloris, Tottenham Hotspur juga tidak akan diperkuat oleh gelandang asal Inggris Dele Alli.

Sama seperti Lloris, Alli pun tengah mengalami cedera saat ini, dan ia masih harus menjalani pemulihan terlebih dahulu sebelum bisa kembali untuk memperkuat timnya. Absennya Lloris dan Alli tentu menjadi pukulan besar bagi Pochettino, karena Liverpool adalah lawan yang harus mereka hadapi dengan kekuatan penuh mereka. (Sumber: Sky Sports)

Penulis: Andrie Widyantoro/Editor: Setyo Bagus Kiswanto

Komentari Artikel Ini