Playmaker Potensial Maroko Disarankan Tuju Arsenal Atau Liverpool

Musim 2018-2019, Hakim Ziyech telah bermain dalam 16 pertandingan lintas kompetisi dan mengemas enam gol dan lima assist untuk Ajax Amsterdam.

Sepakbola.com, Amsterdam – Sempat dihubungkan dengan Everton pada bursa transfer musim panas lalu, Hakim Ziyech justru disarankan untuk tetap menunggu. Pasalnya gelandang serang Ajax Amsterdam asal Maroko tersebut dinilai lebih pantas untuk pindah ke klub yang lebih besar.

Pendapat ini disuarakan oleh pundit sepak bola Belanda yang juga sekaligus mantan penggawa tim nasional Oranje, Rene van der Gijp. Baginya rival sekota Everton, Liverpool, atau bahkan Arsenal lebih pantas mendapatkan jasa Ziyech.

“Aku ingin semoga saja ada klub yang lebih baik untuk Ziyech. Entah itu Arsenal atau bahkan Liverpool. Pindah ke Everton adalah opsi gila untuk anak itu,” papar Van der Gijp seperti yang diwartakan oleh Squawka.

Sejak mentas di Eredivisie bersama SC Heerenveen pada 2012/2013 lalu talenta Ziyech memang sudah nampak. Sejak debutnya di negeri Kincir Angin kini sudah ada 218 partai plus 72 gol yang sudah dicatatkan oleh gelandang bertinggi 180 cm ini.

Tidak heran jika ia dihubungkan dengan transfer musim dingin ke Liverpool pada Januari 2019 mendatang. The Reds yang pada awal musim ini gagal mendapatkan servis Nabil Fekir dari Olympique Lyonnais diisukan menganggapnya sebagai buruan yang sepadan.

Di usianya yang sudah menginjak 25 tahun Ziyech kini dianggap sudah cocok pindah ke liga top Eropa. Apalagi bersama Maroko ia juga sudah mengoleksi 22 caps dan sepuluh gol.n]

Musim ini performa Ziyech untuk Ajax masih stabil dan bahkan menjadi bintang utama kesebelasan berjuluk De Joden itu. Dari delapan pekan ada empat gol dan tiga assist yang ia produksi. Raihan ini hanya bisa disaingi oleh Dusan Tadic yang punya satu gol lebih banyak.

Namun sebenarnya yang paling serius mengejar Ziyech saat ini adalah AS Roma. Il Giallorossi disebut siap mendatangkan sang playmaker pada musim panas nanti dengan proposal 30 juta Euro. Ia sepertinya akan diproyeksikan sebagai suksesor Diego Perotti yang mulai menginjak usia kepala tiga.

Kontrak Ziyech sendiri di Amsterdam ArenA atau yang kini dikenal dengan Johann Cruyyf Arena masih tersisa sampai 2021 mendatang. Tentunya menarik untuk menyimak perlombaan demi mendapatkan tanda tangan pemain potensial yang satu ini. (Sumber: Squawka)

Penulis: Izzuddin Faruqi Adi Pratama/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini