[TOP 8] Pemain Yang Siap Bayar Performa Buruk Musim Lalu

Sepakbola.com – Pasca mengalami cedera panjang, konflik dengan manajer, atau dipinjamkan dalam waktu lama biasanya seorang pemain akan dicap gagal di klub mereka. Namun sepak bola bukan olahraga pasti dan masih banyak kemungkinan yang bisa terjadi.

Sebagian dari mereka justru bisa bangkit setelah menjalani periode sulit. Sepakbola.com berhasil merangkum para pemain dengan situasi sulit di 2017/2018 namun punya potensi besar untuk menulis lembaran baru pada musim ini. Berikut daftarnya.

1.Luke Shaw

Performa Buruk Pemain Luke Shaw - Manchester United
Luke Shaw – Manchester United

Saat pindah dari Southampton ke Manchester United pada musim panas lalu Shaw mungkin baru saja mewujudkan salah satu mimpi dalam kariernya. Sayang setelah musim perdana yang kurang impresif sag bek kiri justru mengalami cedera patah kaki parah di 2015/2016. Akibatnya ia harus absen selama sebelas bulan.

Kala tiba masanya pulih, Jose Mourinho sudah menjadi manajer di Old Trafford dan tampaknya tidak menyukai fisik dan attitude Shaw. Alhasil selama dua musim terakhir pemuda Inggris 23 tahun tersebut hanya diberi 38 penampilan lintas ajang. Ada isu di musim panas lalu Setan Merah akan mencari fullback kidal baru.

Namun Shaw justru bangkit di 2018/2019. Walau MU masih oleng namun penampilannya cenderung stabil. Sumbangan satu gol dan assist dalam tujuh partai terakhir membuatnya jadi favorit baru di kalangan fans. Timnas Inggris bahkan sampai rela memberinya panggilan kembali.

2.Toby Alderweireld

Performa Buruk Pemain Toby Alderweireld - Tottenham Hotspur
Toby Alderweireld – Tottenham Hotspur

Menahbiskan diri sebagai salah satu bek terbaik dunia di dua musim pertamanya bersama Tottenham Hotspur, Alderweireld justru harus mendapat cedera parah pada November tahun lalu. Otomatis posisinya di starting XI The Spurs diberikan pada pemain lain.

Saat ia kembali fit manajer Mauricio Pochettino tidak langsung mempercayainya sebagai pemain utama. Terlebih duet Jan Vertonghen dan Davinson Sanchez tampak menjanjikan. Alhasil musim lalu Alderweireld hanya punya 14 start di Premier League.

Di bursa transfer lalu namanya kemudian digosipkan akan segera pergi dari Wembley. MU disebut punya minat besar padanya namun sampai hari terakhir pasar dibuka Alderweireld tidak kunjung angkat koper. Kini bek 29 tahun itu sudah kembali tampil reguler di baris belakang Spurs.

3.Mariano Diaz

Performa Buruk Pemain Mariano Diaz - Real Madrid
Mariano Diaz – Real Madrid

Saat dijual ke Olympique Lyonnais pada musim panas 2017 lalu banyak yang mengira jika karier Mariano di Real Madrid telah tamat namun sebenarnya tidak. Itu karena Los Blancos memulangkannya tepat setahun kemudian.

Itu karena musim lalu di Prancis ada 21 gol yang sukses dijaringkan Mariano. Madrid yang baru kehilangan Cristiano Ronaldo pun kembali menariknya dan bahkan sampai memberinya jersey no.7.

Walau belum bisa menjadi starter di bawah komando manajer Julen Lopetegui namun setidaknya mantan penyerang Republik Dominika ini punya awalan baik. Ia telah mengoleksi satu gol dari tiga penampilan sebagai subtitusi.

4.Renato Sanches

Performa Buruk Pemain Renato Sanchez - Bayern Munchen
Renato Sanchez – Bayern Munchen

Bergabung dengan Bayern dengan mengemban label wonderkid pada 2016 lalu memang berat bagi Sanches. Buktinya baru semusim di Allianz Arena ia kemudian dikirim ke Swansea City sebagai pinjaman. Kita sama-sama tahu jika kepindahan sementara ke Wales tidak berujung baik pada gelandang kokoh Portugal ini.

Namun saat kembali ke pelukan FC Hollywood pada musim ini, Sanches bak baru saja bereinkarnasi. Setelah tampil apik di masa pramusim, pemuda 21 tahun ini juga bersinar saat bendera kompetisi resmi berkibar. Oleh Bayern ia telah dimainkan empat kali di semua ajang dengan sumbangan satu gol.

5.Ross Barkley

Performa Buruk Pemain Ross Barkley - Chelsea
Ross Barkley – Chelsea

Datang dalam kondisi belum pulih benar ke Chelsea pada musim dingin lalu tidak berlahir baik bagi Barkley. Itu membuatnya hanya bisa memainkan dua partai Premier League 2017/2018. Beruntung pada musim ini nasibnya bak diperbaharui.

Di bawah asuhan manajer baru, Maurizio Sarri, gelandang Inggris 24 tahun ini kini telah memainkan lima partai liga. Kemampuannya dinilai pantas jadi pelengkap duet N’Golo Kante dan Jorginho di lini tengah The Blues.

Andai mampu konsisten maka eks penggawa Everton dan Leeds United ini akan menyemen satu pos di starting XI Sarri. Timnas Inggris pun bisa kembali tertarik padanya setelah sudah dua tahun lamanya Barkley absen dari tugas negara.

6.Daniel Sturridge

Performa Buruk Pemain Daniel Sturridge - Liverpool
Ross Barkley – Chelsea

Saat banyak pemain Liverpool menemukan performa terbaik dibawah arahan Jurgen Klopp, Sturridge justru mengalami hal sebaliknya. Reputasinya sebagai striker tajam andalan The Reds seolah runtuh seiring kedatangan pelatih asal Jerman tersebut.

Kala ia dipinjamkan ke West Brom pada tengah musim lalu banyak yang mengira jika pria 29 tahun yang akrab disapa Studge ini tidak akan punya masa depan lagi di Anfield. Belum lagi ia juga punya problem cedera berkepanjangan.

Tanpa diduga Sturridge justru moncer pada 2018/2019 setelah sebelumnya juga mendapat pramusim yang ‘hot’. Kini ia telah mengantongi epat gol meski baru punya dua start di ajang kompetitif.

7.David Luiz

Performa Buruk Pemain David Luiz - Chelsea
David Luiz – Chelsea

Konfliknya dengan Antonio Conte pada musim lalu membuat nama Luiz jarang menghiasi barisan bek Chelsea di sepanjang 2017/2018. Kedatangan Andres Christensen dan Antonio Rudiger membuatnya makin mudah tersisih. Tidak heran jika ia digosipkan bakal pergi pada bursa transfer kemarin.

Kedatangan Sarri kemudian jadi pendorong defender kriwil asal Brasil ini di Stamford Bridge dan tampaknya langkah tersebut tepat. Itu karena ia kembali dijadikan pemain utama dibawah sang allenatore.

Berkatnya Chelsea mampu mempertahankan catatan tanpa kekalahan di tujuh pekan pertama liga. Usia Luiz mungkin memang sudah 31 tahun namun Sarri melihat jika dirinya masih punya banyak penawaran.

8.Erik Lamela

Performa Buruk Pemain Erik Lamela - Tottenham Hotspur
Erik Lamela – Tottenham Hotspur

Lebih sering bergulat dengan cedera ketimbang berada di lapangan sejak transfernya dari AS Roma beberapa tahun lalu membuat Lamela tampaknya tidak punya masa depan cerah di Spurs. Isu bakal hengkangnya winger Argentina ini kembali ke Serie A yang sempat ramai pun jadi dimaklumi.

Namun tak dinyana sosoknya justru jadi elemen penting Spurs pada musim ini. Dari lima penampilannya di semua ajang Lamela tidak pernah melewatkannya tanpa sumbangan assist ataupun gol. Dengan kontrak yang baru ditambah durasinya pemain 26 tahun ini bisa menikmati lanjutan karier yang menyenangkan di London utara. (Sumber: Squawka)

Penulis: Izzuddin Faruqi Adi Pratama/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini