UEFA Terus Lakukan Investigasi Terkait Ulah Suporter PSG dan Red Star

Sepakbola.com, Nyon – UEFA memutuskan terus menyelidiki perilaku suporter saat kemenangan 6-1 PSG atas Red Star Belgrade di Liga Champions awal bulan ini.

Badan sepak bola Eropa menegaskan pada hari Kamis (18/10), seorang pengawas Etik dan Disiplin akan menilai perilaku para suporter raksasa Perancis dan Serbia tersebut, sebelum mengambil tindakan dari insiden yang dilaporkan.

Meskipun menutup stan Auteuil, di mana ultras PSG berkumpul, serta larangan kepada Suporter Red Star untuk datang ke Paris telah dilakukan, pertempuran di luar stadion tetap tidak terelakkan.

Untuk saat ini, PSG dikenai denda 20.000 euro karena kick-off yang terlambat dan pelatih Thomas Tuchel juga menerima peringatan resmi karena dia berkontribusi pada penundaan pertandingan.

Dugaan pengaturan skor

Sementara itu UEFA juga dilaporkan tengah bekerja sama dengan kantor Kejaksaan Keuangan Nasional Prancis (PNF), terkait potensi pengaturan skor oleh petinggi Red Star.

L’Equipe melaporkan petinggi Red Star diduga bertaruh 5 juta euro melalui kaki tangannya untuk Red Star kalah dengan lima gol. Sementara komisi Etik dan Disipilin UEFA menginvestigasi terkait penggunaan kembang api, gangguan suporter, kick-off terlambat  dan perilaku tidak pantas dari para petinggi PSG, serta nyanyian terlarang dan gangguan suporter Red Star.

UEFA tidak menutup potensi menjatuhi hukuman untuk salah satu klub, sehingga inspektur yang ditunjuk bisa menjatuhkan sanksi lebih lanjut.

Namun untuk sementara, dua pertandingan Liga Champions Grup C di Parc des Princes akan berlanjut seperti biasa, namun stadion Red Start Auteuil tetap ditutup sebagai hukuman atas perilaku buruk penonton musim lalu saat mereka kalah dari Real Madrid.

PSG juga bertindak, mereka mulai melarang pemegang tiket musiman yang diidentifikasi ikut dalam perseteruan ini, karena dianggap mencoreng kemenangan Les Parisiens atas Red Star. (Sumber: espnfc.com)

Penulis: Ricky Sulastomo
Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini