Napoli 0-0 Chievo, Ancelotti: Permainan Kami Hambar

Mendominasi lebih dari 60% penguasaan bola dan mencatat 17 tembakan, 10 di antaranya tepat sasaran, Napoli gagal mencetak gol kemenangan ke gawang Chievo.

Sepakbola.com, Naples – Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti mengeluhkan permainan tim asuhannya yang terlalu hambar saat menjamu Chievo dalam laga pekan ke-13 Serie A, Minggu (25/11/2018) malam WIB. Meski demikian, Ancelotti menyebut ada pelajaran yang bisa diambil oleh para pemain Napoli jelang laga menghadapi Red Star di ajang Liga Champions pada tengah pekan.

[VIDEO] HIGHLIGHT Napoli 0-0 Chievo: Jarak Ke Puncak Klasemen Semakin Lebar

Menghadapi Chievo yang menjadi juru kunci klasemen sementara, Napoli tentu diunggulkan untuk menang dengan mudah. Namun, justru di luar dugaan, Chievo mampu bertahan dengan baik dan memaksa laga ini berakhir dengan skor imbang 0-0.

“Pertandingan ini adalah tes yang bagus untuk memahami apa yang akan kami lakukan pada hari Rabu melawan Red Star Belgrade,” kata Ancelotti kepada Sky Sport Italia selepas pertandingan.

“Ini bisa menjadi pendekatan yang sangat mirip dari lawan kami, jadi berurusan dengan ini sekarang dapat membantu. Tidak ada intensitas yang cukup di laga hari ini, terutama di babak pertama. Setelah istirahat babak pertama kami memiliki lebih banyak upaya untuk menekan, tetapi ruang pertahana lawan terlalu ketat.”

“Kami terlalu hambar dalam segala hal yang kami lakukan, mulai dari serangan hingga permainan membangun untuk bertahan. Ini memungkinkan Chievo memainkan jenis permainan bertahan yang mereka inginkan.”

“Kami sudah meletakkan laga di belakang kami, karena kami harus khawatir tentang game ini sebelumnya, tidak setelah mereka selesai.”

Hasil imbang ini membuat Napoli tetap berada di posisi dua klasemen sementara Serie A dengan raihan 29 poin. Namun, kini Partenopei tertinggal delapan poin dari pimpinan klasemen Juventus. Meski demikian, Ancelotti tak terlalu memikirkan apa yang terjadi di papan klasemen. (Sumber: Football Italia)

Penulis: Hery Kurniawan/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini