Setelah 11 Tahun, PSS Sleman Akhirnya Kembali Ke Kasta Tertinggi

Tim Super Elang Jawa sebenarnya sempat menjuarai Divisi Utama 2013, namun karena kisruh dualisme PSSI mereka harus rela kembali bermain di kasta kedua.

Sepakbola.com, Sleman – PSS Sleman dan Semen Padang memastikan akan promosi ke Liga 1 musim depan setelah di laga semi final Liga 2 musim ini berhasil mengalahkan lawannya masing-masing. PSS dan SP sendiri akan bertarung di babak final Liga 2 pada Senin (3/12) malam WIB mendatang di Stadion Pakansari Bogor.

Berbeda dengan Semen Padang yang hanya merasakan bermain di kasta kedua selama satu tahun saja setelah mereka terdegdarasi dari Liga 1 di tahun 2017 lalu, PSS butuh waktu 11 tahun untuk kembali ke kasta tertinggi. Ya, terakhri kali Super Elang Jawa bermain di kasta tertinggi Liga Indonesia adalah di ajang Divisi Utama pada tahun 2007.

PSS sendiri sebernarnya sempat menjadi juara Divisi Utama di tahun 2013 lalu saat di laga final PSS mengalahkan Lampung FC dengan skor 2-1. Namun, karena kisruh dualisme yang melanda PSSI saat itu membuat PSS harus rela kembali bermain di kasta kedua hingga musim ini.

Sejak jelang bergulirnya Liga 2 2018, PSS Sleman memang menjadi salah satu tim yang difavoritkan untuk menjadi juara. Dengan kondisi keuangan yang bagus, skuat dan pelatih yang mumpuni, serta suporter yang selalu siap memenuhi Stadion Maguwoharjo membuat PSS punya modal yang lebih dari cukup untuk mengejar tiket promosi.

Tergabung di Grup Timur dalam babak reguler Liga 2 musim ini, PSS mampu tampil sebagai juara grup dan lolos ke babak 8 besar. Di klasemen akhir Grup Timur, Cristian Gonzales dan kawan-kawan memimpin klasemen dengan raihan 43 poin hasil dari 14 kemenangan, satu hasil imbang, dan tujuh kali kalah dari 22 pertandingan.

Di babak 8 besar, PSS Sleman tergabung di Grup B bersama Persita Tangerang, Persiraja Banda Aceh dan Madura FC. Meski sempat mengalami beberapa kontroversi, PSS Selam mengakhiri kiprah mereka di babak 8 besar sebagai juara Grup B dengan raihan 10 poin dan melaju ke babak semi final.

Di babak empat besar ini PSS bertemu salah satu tim kuat lain, Kalteng Putera. Pada leg pertama yang berlangsung di Stadion Tuah Pahoe Palangka Raya, Laskar Sembada berhasil mencuri hasil imbang 0-0.

Hasil imbang tanpa gol itu sangat berharga bagi PSS kerana di leg kedua, pasukan Seto Nurdiantoro berhasil menang meyakinkan 2-0 atas Kalteng. Dua gol PSS di laga yang disaksikan lebih dari 30 ribu penonton itu diciptakan oleh sang bintang utama, Cristian Gonzalez.

Penantian Slemania, Brigata Curva Sud (BCS) dan seluruh pecinta sepak bola di Sleman yang berlangsung selama 11 tahun akhirnya berakhir. Di musim ini tim kebanggaan Bumi Merapi kembali lolos ke kasa tertinggi sepak bola Indonesia.

Meski target awal untuk memastikan tiket promosi ke Liga 1 sudah terpenuhi, para penggila PSS bisa mendapatkan hadiah lebih di awal pekan nanti. Syaratnya tentu Elang Jawa bisa mengalahkan pasukan ranah minang dalam diri Semen Padang untuk menjadi jawara di ajang Liga 2 musim ini.

 

Penulis: Hery Kurniawan
Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini