Bek Termahal Dunia Ini Masih Belum Merasa Sukses Di Liverpool

Sepakbola.com, Liverpool – Virgil van Dijk mengklaim bahwa dirinya belum mencapai apa pun sebagai pemain Liverpool, namun ia mengaku ada sesuatu yang istimewa di klubnya saat ini.

Kapten tim nasional Belanda itu menjadi bek termahal dunia ketika ia meninggalkan Southampton untuk bergabung ke Liverpool dalam kesepakatan senilai 75 juta pounds pada bulan Januari lalu. Mantan bek tengah Celtic itu dengan cepat muncul sebagai sosok integral dalam tim Jurgen Klopp.

Van Dijk memainkan peran kunci dalam keberhasilan Liverpool melangkah ke final Liga Champions musim lalu, yang berakhir dengan kekalahan lawan Real Madrid di Kiev. Dia juga telah menjadi anggota penting di lini pertahanan The Reds di Premier League musim ini, di mana raksasa Merseyside belum terkalahkan dan terus menempel Manchester City.

[VIDEO] CUPLIKAN GOL Burnley 1-3 Liverpool: Comeback Sempurna Di Turf Moor

Meskipun ada tanda-tanda kemajuan di Anfield selama tahun 2018, Van Dijk bersikeras bahwa dirinya belum mencapai sukses untuk saat ini.

“Saya banyak berharap dari kepindahan saya,” kata Van Dijk dalam wawancara eksklusif dengan ESPN FC.

“Saya mengharapkan banyak dari diri saya sendiri, saya ingin meningkat sebagai pemain dan sebagai manusia juga. Ini telah berjalan baik dan bagus, jelas, tetapi pada akhirnya kami belum memiliki apa-apa selain banyak perbaikan dan berada di jalur yang benar. Tapi saya merasa ada sesuatu yang terjadi di sini. Kami memiliki momentum besar saat ini,” tambahnya.

“Semua orang merasa baik. Jelas kami semua masih bisa meningkatkan banyak permainan kami, tetapi seperti yang saya katakan, ada perasaan bahwa kami berada di jalur yang benar,” lanjut Van Dijk.

Meskipun menjadi berita utama karena harganya yang sangat mahal saat didatangkan oleh Liverpool, pemain berusia 27 tahun itu telah memastikan bahwa angka tersebut sekarang telah terbayar sepenuhnya.

Van Dijk menerima bahwa harganya yang mahal masih bisa digunakan untuk menjatuhkannya jika dia gagal mempertahankan konsistensinya.

“Jelas itu bisa berubah dalam waktu yang cepat. Jika semuanya tidak berjalan dengan baik, maka orang-orang akan membicarakan itu,” pungkasnya. (Sumber: ESPN)

 

Penulis: Andrie Widyantoro
Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini