Ini Penyebab Kekalahan Chelsea Dari Wolves Menurut Sarri

The Blues menelan kekalahan keduanya musim ini, hingga tersalip Tottenham Hotspur di klasemen sementara.

Sepakbola.com, London – Maurizio Sarri mengkritik sikap pemainnya yang terlalu percaya diri, usai kekalahan Chelsea dengan skor 2-1 lawan Wolves pada tengah pekan ini.

Gol pembuka Ruben Loftus-Cheek membuat Chelsea berada di jalur yang tepat untuk meraih kemenangan di Molineux. Namun pada babak kedua Raul Jimenez dan Diogo Jota berhasil mencetak gol untuk memberi kekalahan kedua bagi The Blues musim ini.

Hasil dari pertandingan itu membuat tim Sarri meluncur ke posisi keempat di klasemen, tertinggal sejauh 10 poin di belakang Manchester City menjelang pertemuan mereka akhir pekan ini. Sarri merasa kekalahan di pertandingan melawan Wolves dapat berpengaruh dalam pertandingan mereka selanjutnya.

[VIDEO] CUPLIKAN GOL Wolverhampton 2-1 Chelsea: Singa London Diterkam Serigala

“Seperti yang saya katakan sebelumnya, City adalah yang terbaik di Eropa, mungkin di dunia, mereka bisa menang atau tidak di Liga Champions, tetapi itu tergantung pada momen,” katanya dalam konferensi pers pasca pertandingan.

“Musim lalu saya pikir City adalah tim terbaik di Liga Champions, tetapi kemudian untuk dua pertandingan yang mereka mainkan, mereka mungkin tidak di momen terbaik. Jika Anda harus melawan mereka selama 10 bulan, mereka adalah yang terbaik di dunia saat ini. Jadi itu adalah pertandingan sulit bagi kami,” tambahnya.

“Tentu saja, setelah pertandingan ini kami kehilangan kepercayaan diri, tapi mungkin itu lebih baik. Kadang-kadang pemain saya menunjukkan bahwa mereka terlalu percaya diri,” lanjutnya.

Rotasi gagal

Sarri membuat lima perubahan dari tim yang mengalahkan Fulham pada pertandingan sebelumnya, dengan Jorginho dan David Luiz termasuk ke dalam daftar pemain pengganti yang tidak terpakai. Ditanya tentang pilihannya, Sarri menepis perubahan susunan pemain menjadi penyebab kekalahan Chelsea ini.

“Jika Anda menanyakan pertanyaan yang sama setelah 55 menit, saya akan mengatakan iya, saya benar-benar sangat bahagia dengan pilihan tim saya. Kami kehilangan segalanya, sepak bola kami, hasil di pertandingan ini, segalanya buruk bagi kami, gol yang tercipta. Itu bisa terjadi, tapi saya tidak berpikir itu karena rotasi,” lanjutnya.

“Itu tergantung pada mentalitas tim. Pemain tanpa reaksi, kami bisa kalah dalam pertandingan, tetapi bukannya tanpa reaksi,” pungkasnya. (Sumber: Four Four Two)

 

Penulis: Andrie Widyantoro
Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini