Manajer Baru Manchester United Tak Sabar Hadapi PSG di Liga Champions

Sepakbola.com, Manchester – Manajer Interim Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer mengaku tak sabar untuk menghadapi Paris Saint-Germain di Liga Champions.

Setan Merah dipertemukan dengan klub Prancis itu di babak 16 besar pada awal pekan ini, sebelum mereka mengumumkan kepergian Jose Mourinho dari Old Trafford.

PSG memuncaki grup mereka di atas Liverpool dan Napoli dan, dipimpin oleh trio penyerang Edinson Cavani, Kylian Mbappe dan Neymar, mereka memiliki harapan besar untuk melangkah jauh musim ini.

Namun Solskjaer, yang telah tiba dari klub Norwegia Molde, yakin Manchester United dapat memberikan perlawan yang baik di pertandingan dua leg, dengan leg pertama akan diadakan di Manchester pada pertengahan Februari.

“Anda tahu, [undian] itu diadakan pada hari Senin. Saya menonton, tidak tahu tentang apa yang terjadi di sini [di United],” Solskjaer mengatakan kepada MUTV dalam wawancara pertamanya sejak mengambil alih kursi manajer klub.

“Saya berpikir, ‘PSG, kesempatan yang fantastis’. Itu adalah malam-malam istimewa di Old Trafford, malam-malam dengan diwarnai lampu sorot, seperti yang selalu dibicarakan oleh manajer [Alex Ferguson],” tambahnya.

“Kami memiliki talenta terbaik untuk bermain melawan mereka. Mereka juga memiliki para pemain terbaik seperti Neymar, Mbappe dan Cavani. Ini akan menjadi malam yang sangat baik di Manchester United. Saya tidak sabar menunggunya, tetapi kami punya banyak pertandingan sebelum itu. Kami ingin membangun fondasi sekarang dan pergi ke pertandingan melawan PSG dengan percaya diri. Jika kami bisa melakukan itu, maka itu akan bagus,” lanjutnya.

Sebelum dia bisa fokus untuk memenangkan pertandingan melawan PSG, Solskjaer harus terlebih dahulu untuk membantu United merangkak naik di klasemen Premier League selama periode sibuk akhir tahun.

“Kami bermain untuk para pendukung, kami bermain untuk kebanggaan kami, kami bermain untuk sejarah klub, tetapi, jujur, itu akan sangat, sangat istimewa, saya harus mengatakannya,” katanya.

“Saya pandai mengendalikan emosi sehingga saya tidak akan terlalu emosional, tetapi ketika saya kembali ke Old Trafford bersama Cardiff pada tahun 2014, saya merasa aneh. Sekarang saya berada di klub ini lagi dan saya tidak sabar menunggu,” pungkasnya. (Sumber: Four Four Two)

 

Penulis: Andrie Widyantoro/Editor: Setyo Bagus Kiswanto

Komentari Artikel Ini