Pelatih Juventus: Lawan Young Boys Lebih Penting Ketimbang Derby d’Italia

Sepakbola.com, Turin – Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri mengatakan Inter merupakan rival utama mereka di Serie A. Namun demikian dia menyebut pertandingan Liga Champions menghadapi Young Boys lebih penting ketimbang Derby d’Italia.

Juara bertahan Serie A tujuh kali berturut-turut Juventus akan melakoni partai besar menghadapi Inter di Allianz Stadium, Sabtu (8/12) dini hari WIB. Keduanya saat ini berjarak 11 poin di tabel klasemen setelah 14 laga, dengan Juve mengklaim posisi teratas.

Allegri mengatakan ada tiga tim yang kemungkinan akan bertarung dalam perburuan Scudetto musim ini. Juventus sendiri dan dua rival terdekatnya saat ini Napoli dan Inter.

Namun demikian pelatih 52 tahun merasa laga menghadapi Young Boys dimana Juve membutuhkan kemenangan guna mengklaim juara Grup H, sangat penting. Nyonya Tua memang sudah memastikan lolos ke 16 besar, tetapi posisi puncak klasemen grup bisa saja jatuh ke tangan Manchester United andai mereka kalah dari Young Boys, sementara pasukan Jose Mourinho menang di kandang Valencia.

“Besok adalah Derby d’Italia. Terlepas dari di mana kita berada di meja itu akan menjadi malam yang menarik,” katanya pada konferensi pers Kamis.

“Ini akan menjadi uji teknis dan mental terhadap tim yang telah berkembang pesat dan itu, bersama dengan Napoli, adalah saingan kami untuk Scudetto.”

“Bersama dengan Napoli, mereka adalah anti-Juve saat ini. Saya tidak berpikir yang lain bermain untuk tempat kedua. Ancelotti mengatakan itu sepanjang waktu, kami masih memiliki tiga pertandingan head-to-head, peringkat bisa berubah.

“Bagi kami pertandingan Rabu depan lebih penting karena kami bermain untuk tempat pertama di Liga Champions [grup]. Besok melawan Inter hanya satu pertandingan.”

Emre Can kemungkinan sudah bisa bermain lagi setelah kurang lebih dua bulan gelandang asal Jerman itu berkuat pada masalah tiroid. Sayangnya pemain sesama gelandang Rodrigo Bentancur diragukan kebugarannya dan masih harus dilihat kondisinya. (Sumber: FourFourTwo)

Penulis: Maulana Habibi/Editor: Setyo Bagus Kiswanto

Komentari Artikel Ini