Keputusan Buffon Perkuat PSG Bukan Perkara Uang

Sepakbola.com, Paris – Gianluigi Buffon menegaskan kepindahannya ke Paris Saint-Germain tidak ada hubungannya dengan uang/gaji yang ia harapkan. Pernyataan ini sekaligus membantah tudingan miring yang selama ini dialamatkan kepada kiper 40 tahun ini.

Buffon diharapkan bisa mengakhiri kariernya akhir musim lalu bersama Juventus. Musim dimana bertepatan dengan akhir kontraknya di Turin, yang sudah ia bela kurang lebih 17 tahun.

Dalam status agen gratis, PSG berhasil membujuknya untuk membuat Buffon terus bermain selama satu tahun lagi. Dia pergi ke Paris untuk bersaing dengan kiper muda Prancis, Alphonse Areola.

Belakangan muncul komentar sinis yang mengatakan bahwa Buffon hanya mengejar gaji di sisa kariernya di PSG. Terlebih klub berjuluk Les Parisiens saat ini dimiliki pengusaha minyak asal Qatar.

Tapi kiper yang akan genap berusia 41 tahun pada bulan Januari, menyebut anggapan miring itu sebagai kecemburuan semata. Dia sama sekali tak mempedulikan hal tersebut.

“Selalu ada sedikit rasa iri, yang ada pada diri manusia,” kata Buffon kepada Corriere della Sera.

“Hal pertama tidak terpengaruh oleh penilaian dan ide orang lain. Saya tidak akan pernah melacurkan cita-cita dan impian saya untuk mendapatkan uang. Jika saya akan melakukan itu, maka saya sudah melakukannya sejak lama.”

“Uang itu penting, ini sarana untuk hidup lebih baik, tapi saya tidak dangkal. Mereka [pengkritik] mengira saya orang gila, atau patung hanya tanpa merpati.”

“Tapi antusiasme saya membuat saya muda, dan jika saya ingin terus bermain saya tidak bisa seperti kakek tua.”

“Kadang-kadang saya terlihat muda dari seorang berumur 20 tahunan dan orang tidak menyadari usia saya. Saya sangat bangga berada di PSG.”

“Menerima tawaran dari klub seperti ini membawa kepuasan besar. Saya selalu memberikan yang terbaik, saya yakin saya telah berperilaku baik dan hidup telah memberi saya bonus ini.”

Juga dikatakan bahwa kedatangan Buffon akan menahan bakat Areola, membatasi waktu bermainnya dan kemudian merusak perkembangannya.

Namun Buffon mengatakan dia ada di sana untuk membantu pria berusia 25 tahun itu, dan keduanya telah menjalin persahabatan.

“Dengan perbedaan usia dan pandangan, tidak ada persaingan, hanya kebersamaan dan bahkan persahabatan,” kata Buffon.

“Areola adalah penjaga gawang yang luar biasa dan orang yang ramah tak terbatas yang hanya melelehkanmu. Ketika dia bermain, dia bahagia, dan aku juga di sini untuk membantunya menjadi titik acuan bagi Prancis dan PSG.” tukasnya. (Sumber: ESPN FC)

Penulis: Maulana Habibi/Editor: Setyo Bagus Kiswanto

Komentari Artikel Ini