Manchester United 2-2 Burnley: 3 Fakta Menarik Dari Duel Panas Di Old Trafford

Sepakbola.com, Manchester – Manchester United ditahan imbang oleh Burnley di Old Trafford, dalam laga pekan ke-24 Premier League. Hasil tersebut menghentikan rekor kemenangan beruntun The Red Devils sejak ditangani Ole Gunnar Solskjaer.

Hasil tersebut tentu mengecewakan bagi Manchester United, karena mereka tengah berusaha untuk mendekat ke posisi empat besar di Liga Inggris musim ini. Dan berikut adalah tiga fakta menarik dari pertandingan tersebut.

Hari yang mengecewakan untuk Marcus Rashford

Sejak Solskjaer diangkat sebagai manajer sementara Manchester United, Rashford tampak menjadi pemain yang sangat berbeda dan mampu secara konsisten meneror pertahanan lawan. Dia bermain di posisi penyerang tengah, dan itu memunculkan performa terbaik dari dirinya.

Namun saat lawan Burnley, ia harus bermain di sisi kiri untuk memberi tempat bagi Lukaku sebagai striker utama. Meskipun Rashford telah bermain di posisi itu sebelumnya, tetapi ia sulit untuk memberikan dampak dominan bagi timnya. Ia kesulitan untuk memberi ancaman secara konsisten ke pertahanan Burnley, dan pada akhirnya tak mendapatkan gol di pertandingan ini.

Kesalahan saat bertahan rugikan Manchester United

Manchester United berada di urutan keenam di liga terutama karena pertahanan mereka yang lemah. Mereka bisa dengan mudah mencetak tiga atau empat gol melawan tim apa pun, tetapi kerentanan mereka di lini pertahanan membuat Jose Mourinho cemas di awal musim dan itu masih menjadi masalah di bawah Solskjaer.

Setan Merah mampu menghasilkan clean sheet di pertandingan tandang, tetapi di Old Trafford, mereka sulit untuk tidak kebobolan. Untuk gol pertama Burnley, kesalahan Andres Pereira di lini tengah membantu Barnes untuk menaklukkan David De Gea. Jika United tidak memperbaiki pertahanan mereka dengan segera, akan sulit untuk melihat mereka berada di empat besar di akhir musim.

Mental baja bantu Manchester United bangkit di akhir pertandingan

Manchester United besutan Solskjaer telah mencetak gol pertama di setiap pertandingan mereka, kecuali di pertandingan ini, di mana mereka kebobolan terlebih dahulu. Namun, para pendukung ingin menyaksikan bagaimana tim itu akan bereaksi setelah mereka kebobolan terlebih dahulu di bawah Solskjaer.

Dan reaksi Manchester Unites sama sekali tidak mengecewakan. Setelah tertinggal dua gol, Manchester United tampak menemukan permainan agresif mereka. Pogba mencetak gol dari titik penalti untuk memberi United harapan hidup, dan kemudian Lindelof membuat kedudukan menjadi 2-2 di injury time.

Dalam pertempuran untuk mendapatkan posisi empat besar, kehilangan dua poin itu sangat mengecewakan bagi Manchester United, tetapi mereka bisa memandang positif reaksi mereka di pertandingan ini. (Sumber: Sportskeeda)

 

Penulis: Andrie Widyantoro
Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini