Emiliano Sala: Bakat Besar Argentina Yang Menangkan Hati Sepak Bola Prancis

Sepakbola.com, Nantes – Ketika Cardiff City dan Nantes memperdebatkan apakah Emiliano Sala akan diizinkan memainkan satu pertandingan terakhir untuk klub Prancis itu bulan lalu, tak ada yang mengira itu akan berujung ke peristiwa tragis.

Selama negosiasi antara kedua klub, Nantes dilaporkan ingin Sala memperkuat mereka untuk terakhir kalinya di laga kontra Angers. Namun Cardiff akhirnya mendapatkan apa yang mereka inginkan dan kepindahan strike asal Argentina itu dikonfirmasi lebih cepat.

Itu adalah kisah khas bursa transfer Januari. Sebuah klub mengejar pemain baru pada pertengahan musim, tetapi menghadapi kekeraskepalaan dari klub penjual, yang berat kehilangan salah satu pemain kunci mereka.

Ya, itu adalah cerita yang khas, sampai pesawat yang mengangkut Sala ke Wales dari Prancis menghilang di Selat Inggris pada Senin 21 Januari.

Menyusul operasi pencarian yang dilakukan selama tiga hari, sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Polisi Guernsey mengonfirmasi upaya pencarian dan penyelamatan aktif telah dihentikan. Itu dilakukan karena mereka tidak dapat menemukan jejak apa pun dari pencarian tersebut, dan pada tahap itu, peluang Sala dan sang pilot pesawat untuk bertahan hidup dianggap sangat kecil.

Ketika curahan dan simpati yang meluas dari seluruh komunitas sepak bola berlanjut, sejumlah tokoh penting di sepak bola menjawab harapan keluarga Sala untuk mendanai pencarian pribadi pemain tersebut. Operasi itu dilakukan, dan pekan ini puing-puing pesawat dan tubuh seorang korban ditemukan di dasar laut. Dan polisi telah mengidentifikasi bahwa itu adalah jasad Emiliano Sala.

Sala memulai karier profesionalnya di tim Ligue 1 Bordeaux pada 2012. Meskipun waktunya di Bordeaux menuntut kesabaran, masa pinjaman di Orleans, Niort dan Caen memberinya kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya.

Performanya bagusnya di berbagai masa pinjaman membuat Sala diminati klub Ligue 1 lainnya. Akhirnya Nantes membawanya ke Stade de la Beaujoire dengan kontrak lima tahun pada 2015, dengan maksud untuk menjadikannya striker utama mereka.

Sala dengan cepat menjadi pemain andalan untuk Nantes dan dia mencetak 42 gol liga dalam waktu tiga setengah musim untuk klub itu. Musim ini, ia berhasil mencetak 12 gol dari 19 pertandingan di Ligue 1, dan meyakinkan Cardiff bahwa ia adalah orang yang layak untuk didatangkan ke Premier League. Tragisnya, dia tidak pernah bisa menampilkan bakat dan kemampuannya itu lebih jauh lagi. (Sumber: Four Four Two)

 

Penulis: Andrie Widyantoro
Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini