Mengingat Kembali Kiprah Persipura Di Laga Tandang Lawan Klub Australia

Pada Februari 2012, Persipura Jayapura menjadi wakil Indonesia terakhir yang bertemu dengan klub asal Australia di ajang Liga Champions Asia.

Sepakbola.com, Yogyakarta – Persija Jakarta akan menjalani partai krusial pada Selasa (12/2/2019) malam WIB nanti. Di laga itu Macan Kemayoran akan menghadapi jagoan Australia, Newcastle Jets dalam laga Kualifikasi Kedua Liga Champions Asia musim 2019.

Persija memastikan diri menantang Newcastle Jets setelah di laga kualifikasi pertama mereka menang meyakinkan dengan skor 3-1 di kandang tim asal Singapura, Home United. Namun, perjalanan Persija untuk melaju ke babak fase grup Liga Champions Asia musim ini terbilang berat.

Beto Goncalves mencetak satu gol ke gawang Home United yang membantu Persija Jakarta menang 3-1 di Singapura

Jika nanti Marko Simic dan kawan-kawan menang atas Newcastle, mereka sudah ditunggu Kashima Antlers asal Jepang di babak play off terakhir. Menghadapi dua klub itu tentu bukan tugas yang mudah bagi Persija.

Gol Sergio van Dijk

Sebelum menyaksikan bagaimana aksi Persija menghadapi Newcastle Jets pada tengah pekan nanti ada baiknya kita memutar ingatan kita kembali pada tahun 16 Februari 2012. Kala itu adalah kali terakhir klub Indonesia bertemu dengan klub asal Australia di ajang Liga Champions Asia.

Ketika itu meski sempat diiringi beragam kontroversi dan kejadian yang mengernyitkan dahi, Persipura sebagai jawara Indonesia Super League akhirnya bisa berhadapan dengan Adelaide United di laga play off Liga Champions Asia 2012.

Persipura yang kala itu masih ditukangi Jacksen F Tiago tentu tak diunggulkan. Selain beda kualitas, Mutiara Hitam juga harus menjalani laga tandang ke markas Adelaide.

Benar saja, Boaz Solossa dan kolega harus kalah 0-3 dari tuan rumah dan harus rela mengubur mimpi untuk bermain di fase grup Liga Champions pada musim tersebut. Menariknya, salah satu gol tuan rumah diciptakan oleh pemain yang kemudian membela tim nasional Indonesia, Sergio Van Dijk.

Langkah Persipura Jayapura di tahun 2012 itulah menjadi kiprah terakhir tim asal Indonesia di ajang Liga Champions Asia. Setelah itu klub-klub asal tanah air hanya disibukkan bermain di turnamen kasta kedua yakni Piala AFC. Turunnya koefesian Liga Indonesia di mata AFC jadi penyebabnya.

Kembali pada Persija Jakarta, tantangan mereka di kandang Newcastle Jets memang akan sangat sulit. Namun, menyerah sebelum bertanding tentu bukanlah sebuah opsi yang menarik. Bermain dengan sebaik mungkin, percaya diri, dan syukur-sukur bisa mengharumkan nama bangsa tentu harus jadi opsi utama.

Penulis: Hery Kurniawan/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini