Liverpool Tak Tertekan Dengan Intensitas Perburuan Gelar Premier League

Sepakbola.com, Liverpool – Penantian Liverpool selama 29 tahun untuk gelar domestik bisa saja terwujud pada 2019. Asisten pelatih Pepijn Lijnders menegaskan skuat The Reds tidak merasakan beban untuk bisa mewujudkan mimpi tersebut.

Selama 1980-an Liverpool adalah tim yang dominan di sepakbola Inggris, tetapi keberhasilan mereka di musim 1989-90 adalah gelar liga papan atas terakhir mereka.

Peluang untuk memenangkan gelar kadang datang dan pergi begitu saja, sepanjang itu mereka tiga kali keluar sebagai runner-up di era Premier League. Sudah menunggu sejak lama, mereka tampaknya siap untuk mengambil langkah berikutnya di musim 2018-19.

Dengan 12 pertandingan tersisa, Liverpool mengumpulkan poin yang sama dengan pemimpin klasemen sementara Manchester City. Tapi Si Merah memiliki satu pertandingan, dan banyak yang mendukung agar mereka segera mengakhiri penantian panjang itu.

Beberapa pakar dan kalangan mengklaim Liverpool berada dalam tekanan. Namun Lijnders tidak percaya itu akan menjadi masalah dalam perburuan gelar.

“Saya pikir yang paling penting adalah bahwa kami merasa bersemangat, bahwa kami tidak merasakan tekanan, kami melakukan banyak kerja keras dan kami mempersiapkan diri untuk saat-saat ini,” katanya kepada situs resmi klub.

“Ini adalah periode penting di mana kami harus terus mencari langkah selanjutnya, dan jika kami terus fokus pada diri sendiri, pada bagaimana kami ingin bermain, bagaimana kami ingin berkembang, bagaimana kami ingin menempatkan setiap tim di bawah tekanan, maka hasil akan datang sendiri, itu penting.”

“Ini peluang besar, tidak lebih. Kami ingin mendapatkannya. Saya merasa bahwa tim siap untuk bermain melawan tim apa pun, di mana pun, dan bahwa kami dapat menciptakan masalah [untuk lawan] karena ini.

“Kita harus memanfaatkan latihan sebaik mungkin, kita harus benar-benar bersiap untuk permainan dengan cara yang sama. Itu saja. Aku cukup yakin kita akan menemukan solusi lagi dan lagi.” tutupnya. (Sumber: Liverpoolfc)

Penulis: Maulana Habibi/Editor: Setyo Bagus Kiswanto

Komentari Artikel Ini