Marcelo Jadi Target Serangan Girona Saat Taklukan Real Madrid

Sepakbola.com, Madrid – Marcelo menjadi bulan-bulanan serangan yang dilancarkan Girona, saat mereka berhasil menorehkan sejarah baru dengan mengalahkan Real Madrid di Santiago Bernabeu.

Tapi pelatih Girona, Eusebio Sacristan, membantah dirinya sengaja memberi instruksi untuk memanfaatkan kelemahan Marcelo.

Bek asal Brasil itu mendapat kritik setelah serangkaian penampilan buruk musim ini. Dia kembali tampil di bawah performa menghadapi lawan yang terancam degradasi.

Rumor kepindahannya pun sudah berhembus seiring jarang bermainnya dia musim ini. Tapi rotasi di laga ini membuatnya menggeser sementara tempat yang biasa diisi Sergio Reguilon.

Dalam persentase, Madrid 38,5 persen meraih kemenangan di La Liga ketika Marcelo bermain sebagai starter musim ini. Sementara 81,8 persen kemenangan El Real didapat ketika Marcelo absen.

Eusebio tampaknya menargetkan bek kiri itu selama babak kedua dengan mengalihkan Portu dari sayap kiri ke kanan. Hasilnya terasa, ketika Portu mencetak gol penentu kemenangan, dengan sebelumnya Christian Stuani mencetak gol penyama kedudukan dari gol pembuka Casemiro di babak pertama.

[VIDEO] CUPLIKAN GOL Real Madrid 1-2 Girona: Performa Buruk Pasukan Solari

Eusebio selalu kalah di tujuh pertemuan sebelumnya melawan Madrid di ajang La Liga. Dia menegaskan menggempur posisi Marcelo bukan taktik yang disengaja.

“Saya sangat menghormati pemain lawan dan seseorang seperti Marcelo adalah pemain luar biasa yang sulit dilewati,” katanya dalam konferensi pers.

“Portu bermain di sebelah kanan dan menghasilkan banyak masalah, tapi kali ini dia melakukannya di sebelah kiri.

“Pere Pons terpaksa ditarik keluar, dia merasa pusing dan itu risiko besar untuk melanjutkan di lapangan setelah benturan yang dideritanya.

“Kami tenang dan dengan [Anthony] Lozano kami memperoleh lebih dalam, kami pikir kami bisa menciptakan lebih banyak masalah.”

Kemenangan ini membuat Girona yang selalu kalah dalam enam pertandingan terakhirnya di La Liga, berhasil keluar sementara dari zona degradasi untuk duduk di posisi ke-16. Sedangkan Los Blancos turun ke posisi tiga, tergusur Atletico Madrid, dan tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen Barcelona. (Sumber: ESPN FC)

Penulis: Maulana Habibi
Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini