Solskjaer Kerasukan ‘Hantu’ Sir Alex Ferguson

Kinerja Ole Gunnar Solskjaer akan sebagai manajer interim Manchester United akan diuji dalam ajang Liga Champions yang telah memasuki babak 16 besar.

Sepakbola.com, Manchester – Ketika Ole Gunnar Solskjaer ditunjuk Manchester United untuk menggantikan Jose Mourinho hingga akhir musim tak sedikit yang memprediksi langkah tersebut tak akan berhasil.

Solskjaer punya pengalaman gagal di Cardiff City. Dan tanpa mengurangi hormat pada sepak bola Norwegia, menjadi manajer Molde tidak bisa menjadi modal Anda untuk memimpin klub terbesar Inggris. Mantan striker Liverpool dan Inggris, Stan Collymore merasa Solskjaer bukan orang yang pas untuk sepakbola Inggris.

“Saya [pernah bermain] melawan Solskjaer dan jalur kami berseberangan secara sosial selama bertahun-tahun. Dia salah satu dari orang-orang yang hampir Anda anggap terlalu baik untuk bekerja di sepakbola. Sebagian besar lawannya menganggap dia orang yang sangat baik,” tulis Collymore di mirror.co.uk (12/2).

“Tetapi saya benar-benar terpana dengan apa yang telah dia lakukan dan saya suka cara dia berbicara. Ketika dia membuka mulutnya, dia hampir seperti dirasuki hantu Sir Alex Ferguson.”

“Dia tampak mulai berbicara dengan mata anak kecilnya yang besar sebelum membahas sesuatu dan berbicara seperti manajer sepakbola Inggris terhebat yang pernah ada.”

Bersaing dengan nama-nama top

Meski Manchester United telah menunjukkan perkembangan sangat positif di tangan Solskjaer, klub belum pasti akan mengontraknya secara permanen. Beberapa nama manajer top masih menjadi bahan pertimbangan petinggi klub untuk menjadi bos di Old Trafford selanjutnya.

“Saya sama sekali tidak punya masalah dengan Solskjaer menjadi manajer United sekarang. Dan romantisme dalam diri saya mengatakan beri dia pekerjaan dan beri tahu dunia secepatnya.”

Namun, dari sudut pandang bisnis tampaknya Solksjaer bukan pilihan yang bagus, pemain-pemain incaran Manchester United bisa enggan untuk bergabung dengan manajer yang masih sangat baru di sepakbola top level. Dan tentu, soal brand Solksjaer masih kurang menguntungkan bagi Manchester United. (Sumber: mirror.co.uk)

Penulis: Ricky Sulastomo/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini