5 Kandidat Pemain Terbaik Premier League Musim Ini

Sepakbola.com – Kita telah mendekati fase akhir Liga Inggris musim 2018-19. Ini juga merupakan titik musim ketika para pemain individu dapat mengangkat diri mereka di atas yang lain untuk meraih penghargaan pemain terbaik Premier League.

Jadi saat musim 2018-19 memasuki fase final, siapa kandidat utama untuk mendapatkan penghargaan tersebut?

Sergio Aguero (Manchester City)

Sekarang di musim kedelapannya di Manchester City, Aguero berada di jalur untuk menembus torehan 20 gol di Liga Inggris untuk keenam kalinya. Pemain depan asal Argentina ini telah sangat konsisten untuk City sejak tiba dari Atletico Madrid pada 2011, tetapi ia telah mencapai level yang lebih tinggi dalam beberapa bulan terakhir, mencetak gol pada saat-saat penting untuk menghidupkan kembali harapan timnya meraih gelar.

Dia sekarang telah mencetak 12 gol dalam 13 pertandingan di semua kompetisi sejak 1 Januari, termasuk hattrick melawan Arsenal dan Chelsea. Dan kebugaran pemain berusia 30 tahun ini kemungkinan menjadi faktor kunci apakah tim Pep Guardiola dapat mempertahankan gelar mereka musim ini.

Alisson (Liverpool)

Liverpool membayar 67 juta pounds untuk membeli kiper utama Brasil dari Roma musim panas lalu dan ia telah membuat perbedaan besar di Anfield.

Penjaga gawang terbaik seringkali tidak diperhatikan karena, selain bermain untuk tim papan atas, permainan mereka jarang melibatkan serangkaian penyelamatan penting. Tetapi Alisson telah melakukan itu untuk Liverpool musim ini, terutama di pertandingan melawan Napoli, yang krusial untuk menjaga klubnya tetap berada di Liga Champions.

Meskipun kehadiran Virgil van Dijk di depannya merupakan faktor yang tak kalah penting untuk membantu Alisson beradaptasi di sepak bola Inggris, ia tetap bisa dianggap sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam performa bagus The Reds musim ini. Alisson saat ini berada di puncak daftar clean-sheet di Liga Inggris musim ini, dengan 17 clean-sheet dalam 29 pertandingan.

Fernandinho (Manchester City)

Pencetak gol atau pemain kreatif cenderung memenangkan suara ketika penghargaan individu diberikan, tetapi ada pemain yang kontribusinya bagi tim tidak ditentukan oleh gol dan assist. Itu berlaku untuk Fernandinho, yang telah menjadi bagian integral dari tim Pep Guardiola, sehingga mereka merasa tidak mungkin untuk menggantikannya.

City telah mencoba dan gagal untuk mengontrak Fred dan Jorginho sebagai penerus jangka panjang Fernandinho, namun pemain berusia 33 tahun itu terus tampil di level tertinggi, meski usianya sudah menua.

Mantan pemain Shakhtar Donetsk ini bisa dibilang gelandang bertahan paling konsisten di Liga Inggris, dan ia juga mampu memberikan kontribusi di lini serang. Tapi kualitas terbaik Fernandinho adalah kemampuannya untuk memberikan perisai bagi lini pertahanan Manchester City dan menjadi pemain yang bisa mengalirkan bola dengan baik saat transisi permainan.

Raheem Sterling (Manchester City)

Manchester City Kehilangan Raheem Sterling

Pemain sayap Manchester City ini berada di jalur yang tepat untuk menorehkan musim terbaiknya dalam hal produktivitas, dengan 12 gol dan 9 assist musim ini. Sterling mencetak 18 gol dan 11 assist saat City merajai Liga Inggris musim lalu, tetapi ia sama mengesankannya musim ini dan dengan sembilan pertandingan tersisa, ia masih bisa melampaui torehannya musim lalu.

Bintang asal Inggris ini memang kerap mendapatkan kritikan tidak adil, tetapi tidak ada yang dapat menyangkal bahwa ia telah meningkatkan permainannya ke level yang lebih tinggi di bawah Guardiola. Penyelesaiannya sekarang jauh lebih tajam daripada di awal kariernya, dan Sterling selalu terlibat ketika Guardiola memilih timnya untuk pertandingan terbesar.

Virgil van Dijk (Liverpool)

Kapten baru Timnas Belanda Virgil Van Dijk

 

Tidak ada pemain belakang yang pernah memenangkan penghargaan pemain terbaik di Inggris sejak mantan bek Liverpool Steve Nicol meraihnya pada tahun 1989, jadi akan sangat indah bagi Van Dijk jika mampu meniru pendahulunya Anfield.

Sejak tiba di Liverpool sebagai bek termahal di dunia dari Southampton pada Januari 2018, Van Dijk telah menjadi kunci di jantung pertahanan timnya. Pemain asal asal Belanda ini telah menyingkirkan inkonsistensi dari pertahanan Liverpool dan juga meningkatkan kinerja rekan setimnya seperti Dejan Lovren, Joel Matip dan Joe Gomez.

Paul Ince, mantan pemain Liverpool dan Manchester United, telah mengklaim kontribusi Van Dijk sangat mengesankan sehingga ia bahkan bisa dianggap sama pentingnya dengan Eric Cantona terhadap United di tahun 1990-an. Jika Liverpool mengakhiri penantian 29 tahun mereka untuk meraih gelar liga musim ini, tidak ada pemain yang memberikan kontribusi lebih besar dari Van Dijk. (Sumber: ESPN)

 

Penulis: Andrie Widyantoro
Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini