Cerita Di Balik Selebrasi Topeng Black Panther Ala Aubameyang

Sepakbola.com, London – Pierre-Emerick Aubameyang menjadi berita utama dalam kemenangan Arsenal di Liga Europa atas Rennes. Dia membuat perayaan gol dengan mengenakan topeng Black Panther.

Striker asal Gabon itu mengantongi dua gol saat The Gunners memastikan kemenangan 3-0 melawan Rennes. Kemenangan itu membuat mereka berhasil lolos ke babak perempat final dengan keunggulan agregat 4-3.

Bukan hanya torehan golnya saja yang membuatnya jadi berita utama, tapi gaya khasnya dengan menggunakan topeng setelah gol krusial yakni yang kedua, juga menjadi bahan pembicaraan.

Aubameyang mengeluarkan topeng Black Panther, dipopulerkan oleh film Marvel – untuk merayakan golnya di depan pendukung The Gunners.

Seperti sudah terkonsep, dia menghampiri pinggi lapangan dan membuka tas yang ditempatkan di belakang pepan iklan di sebelah gawang dan merayakan gol itu. Sayang aksinya harus mendapatkan kartu kuning dari wasit.

Sebelumnya Auba kerap mengenakan topeng Batman sebagai perayaan gol selama waktunya di Borussia Dortmund. Menurut penuturannya ia telah merencanakan perayaan gol semacam itu ketika melawan Manchester United pada hari Minggu tetapi dia tidak menemukan topeng yang pas.

Dalam wawancara pasca-pertandingan, ia mengungkapkan mengapa memilih topeng Black Panther untuk mewakili dirinya dan negaranya.

“Saya membutuhkan topeng yang akan mewakili saya,” tutur Aubameyang.

“Itu adalah Black Panther dan di Afrika di Gabon kami menyebut tim nasional Panthar dari Gabon. Itu mewakili saya.”

Auba sedang dalam performa yang baik saat ia sukses menanggapi dengan sempurna beberapa pertandingan yang mengecewakan. Seperti saat dia melewatkan penalti di derby London Utara sebelum malam yang menyedihkan di Rennes di leg pertama.

Dia menebus kesalahan dengan tendangan penalti vital dalam kemenangan besar Liga Premier mereka atas Manchester United pada akhir pekan.

Dan brace melawan Rennes membuat impian Meriam London di Liga Europa tetap ada. Kredit patut disematkan untuknya karena dengan cepat bangkit kembali ke performa terbaik. (Sumber: Mirror)

Penulis: Maulana Habibi/Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini