Kemenangan Kontroversial Manchester City: Karena Ini VAR Tidak Digunakan

Sepakbola.com, Swansea – Manchester City mencapai semi final Piala FA usai mengalahkan Swansea, tapi tidak tidak digunakannya Video Assistant Referee (VAR) menjadi perbincangan hangat setelah pertandingan.

Setelah tertinggal 2-0 di babak pertama, City membalas satu gol melalui Bernardo Silva dan kemudian menyamakan kedudukan lewat gol bunuh diri Kristoffer Nordfeldt, akibat membelokkan eksekusi penalti yang membentur tiang. Dan terakhir City memastikan kemenangan lewat gol Sergio Aguero dua menit jelang waktu normal berakhir, meski striker Argentina itu berada dalam posisi offside.

VAR digunakan selama Piala FA, tetapi hanya untuk kontestan Premier League, yang berarti tidak ada keputusan yang dapat ditinjau ketika klub yang berada di luar Premier league menjadi tuan rumah.

Mungkin untuk penalti Sterling masih dapat diperdebatkan. Meskipun tidak ada sentuhan sama sekali dari Carter-Vickers hingga akhirnya Sterling terjatuh di dalam kotak penalti.

Kemudian ketika berbicara gol kemenangan Aguero, jelas dalam tayangan lambat striker Argentina berada dalam posisi offside. Dengan gerakan diving header, Aguero sukses menyelesaikan umpan silang Bernardo Silva.

Cerita manis City akan sedikit berbeda jika VAR digunakan. Sayangnya peraturan aneh FA memberikan City keuntungan ganda.

Mengapa VAR tidak digunakan?

Dalam aturan Piala FA musim ini menyatakan bahwa VAR harus digunakan, tetapi hanya pada pertandingan yang diadakan di stadion klub peserta Premier League.

Swansea berada di Liga Premier antara 2011-2018 dan stadion mereka sudah dilengkapi VAR dan sangat layak untuk menggunakannya. Namun, itu tidak digunakan untuk pertandingan ini.

“Jika itu bukan penalti dan juga offside, saya minta maaf. Saya tidak suka memenangkan pertandingan ketika keputusan salah. Ini tidak mudah,” ucap bos Manchester City Pep Guardiola

Seorang juru bicara Swansea mengatakan kepada Press Association Sport: “Kami berada dalam kegelapan diri sendiri tidak digunakannya VAR di sini dan itu hanya akan digunakan di stadion klub Premier League.

“Itu agak aneh mengingat kami berada di sana selama tujuh tahun dan semua teknologi ditempatkan di sini untuk mengakomodasi itu.”

Ada juga kontroversi VAR di babak keempat ketika Millwall mencetak gol melawan Everton dan gol itu tampaknya bola mengenai tangan Jake Cooper lebih dulu sebelum masuk ke gawang. Sekali lagi, karena pertandingan tidak digelar di stadion peserta Premier League, VAR tidak digunakan. (Sumber: Sky Sports)

Penulis: Maulana Habibi
Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini