Klub Eropa Akan Bahas Rencana Piala Dunia Antarklub 24 Tim

Sepakbola.com, Amsterdam – Perwakilan klub-klub top Eropa bertemu di Amsterdam untuk membahas rencana FIFA dalam menggelar Piala Dunia Antarklub dengan 24 tim peserta.

Klub-klub terkemuka Eropa bertemu di Amsterdam minggu ini dengan ulasan tentang lanskap sepak bola antar benua dan rencana Piala Dunia Klub FIFA sebagai agenda utama.

Sidang umum ke-22 Asosiasi Klub Eropa (ECA) berakhir pada Selasa (26/3), dan dijadwalkan menyatakan pendapatnya terhadap rencana presiden FIFA Gianni Infantino untuk format baru Piala Dunia Antarklub mulai 2021 mendatang.

Infantino ingin menampilkan 24 tim, delapan dari mereka dari Eropa pada kompetisi yang akan berlangsung dari 17 Juni hingga 4 Juli. Dia yakin itu akan menghasilkan pendapatan tambahan yang signifikan bagi klub-klub yang terlibat dan bagi FIFA. Namun ECA dan UEFA memperjelas mereka menentang ide tersebut, ide yang mereka tolak sejak Infantino mengatakannya tahun lalu.

Mereka kesal karena kurangnya konsultasi mengenai rencana tersebut, terutama tentang keuangannya, khawatir akan berdampak pada Liga Champions dan mengatakan itu akan membuat pemain top dunia bermain terus-menerus sejak awal 2020-21 hingga akhir musim 2022-23. Ini karena FIFA memindahkan Piala Dunia 2022 ke musim dingin untuk menghindari musim panas di Qatar.

Sebuah surat dari dewan eksekutif ECA kepada presiden UEFA Aleksander Ceferin dibocorkan sesaat sebelum Dewan FIFA memberikan suara untuk kompetisi tersebut awal bulan ini. Itu menguraikan perlawanan klub Eropa soal format Piala Dunia Antarklub yang diusulkan.

UEFA setuju, mengatakan mereka berpegang pada kalender event yang telah disepakati hingga tahun 2024. Mereka menganggap ‘tidak realistis menggelar Piala Dunia Antarklub dengan 24 tim dan pemain tidak akan mendapat waktu istirahat yang layak. Sikap UEFA ini pun mendapat dukungan persatuan pemain dunia FIFPro.

Namun, pertanyaan besarnya adalah apakah asosiasi-asosiasi ini akan bertahan setelah seluruh dunia mengatakan kepada FIFA ingin melanjutkan Piala Dunia Antarklub yang lebih besar dan lebih menghasilkan uang.

Itu kemungkinan akan sering menjadi topik pembicaraan formal dan informal di Amsterdam, dan ECA sangat ingin mempertahankan persatuan karena mereka tahu Piala Dunia Klub FIFA tidak akan berjalan tanpa mereka.

Agenda lain yang dibahas adalah ‘masalah FIFA’. Pertemuan itu akan fokus pada kemungkinan perubahan Liga Champions dan Liga Europa mulai 2024, serta peluncuran kompetisi kasta ketiga klub UEFA yang disebut Liga Europa 2, mulai musim 2021-22.

Ada banyak spekulasi tentang pembicaraan Liga Champions, khususnya ketika dewan eksekutif ECA yang beranggotakan 15 orang bertemu UEFA di Nyon pekan lalu. Tapi setelah itu kedua pihak berhasil mencapai kesepakatan sementara, dan akan dibahas lagi dalam beberapa bulan mendatang.

Perincian lebih lanjut akan muncul pada hari Selasa (26/3/2019) ketika ketua ECA Andrea Agnelli dan wakil ketua Edwin Van Der Sar berbicara kepada media.

Anggota ECA saat ini adalah enam klub besar Premier League, kemudian Everton, Leicester dan Newcastle; Aberdeen, Celtic, Hearts, Motherwell dan Rangers dari Skotlandia; Cliftonville, Crusad, Glentoran, dan Linfield Irlandia Utara; Bangor dan New Saints dari Wales; serta dari Republik Irlandia ada Dundalk, St Patrick’s dan Shamrock Rovers. (Sumber: Daily Mail)

 

Penulis: Ricky Sulastomo
Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini