Kushedya Yudo Jadi Tumpuan PSS Sleman Bongkar Pertahanan Persija Jakarta

Jelang matchday terakhir penyisihan Grup D Piala Presiden 2019, PSS Sleman harus mengejar ketinggalan satu poin dari Persija Jakarta dan Madura United yang menempat peringkat pertama dan kedua.

Sepakbola.com, Sleman – PSS Sleman harus meraih kemenangan di laga terakhir kontra Persija Jakarta jika ingin lolos ke babak selanjutnya. Baru mengoleksi tiga poin, Elang Jawa masih tertinggal satu poin dari Persija dan Madura United di klasemen Grup D Piala Presiden 2019. Apalagi tiga tim peringkat tiga grup lain sudah mengoleksi lebih dari enam poin. Sebagi informasi juara grup dan tiga runner-up terbaik saja yang akan lolos ke babak delapan besar.

PSS yang bermain di depan ribuan suporter harus tampil ngotot untuk memetik poin penuh. Penyerang yang sedang naik daun, Kushedya Hari Yudo, bakal menjadi tumpuan tim Super Elang Jawa untuk membongkar pertahanan Persija. Pemain berusia 25 tahun itu tampil moncer saat PSS mengalahkan Borneo FC dengan sumbangan satu gol di pengujung laga.

“Kita tetap andalkan Yudo di lini depan melawan Persija. Karena dalam komposisi di depan memang hanya dia yang ada sekarang,” kata pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro.

Bobol gawang Borneo FC

Memang PSS Sleman jadi satu-satu tim di Grup C yang mengandalkan pemain lokal di lini depan. Madura United memiliki Alexandar Rakic, lalu Persija ada Bruno Matos, dan Borneo FC masih mengandalkan Matias Conti di lini depan.

Meski begitu Yudo membuktikan diri mampu bersaing dengan para striker import. Selain punya keunggulan dalam hal kecepatan, eks Kalteng Putra tersebut jago dalam hal penempatan posisi di depan gawang.

Lini belakang Persija wajib waspada jika tidak ingin kebobolan oleh Yudo. Penyerang 25 tahun ini sudah membuktikan jika dirinya jadi salah satu penyerang berbahaya dengan mencetak satu gol ke gawang Borneo FC di matchday kedua.

Sejatinya, PSS Sleman sudah kedatangan striker asal Ukraina, Yevhen Bokhashvili. Namun kemungkinan besar dia tak turun melawan Persija mengingat masih berlatih terpisah dengan fisioteraphis.

Komentari Artikel Ini