Legenda Argentina Kritik Sikap Messi Di Tim Nasional

Sepakbola.com, Buenos Aires – Kapten Argentina saat juara Piala Dunia 1978 Daniel Passarella, mengecam Lionel Messi karena kurang menunjukkan sikap yang layak saat memperkuat tim nasionalnya.

Messi sempat rehat sejenak dari sepak bola internasional setelah penampilan buruk mereka di Piala Dunia Rusia 2018. Pada jeda internasional kali ini, La Pulga bergabung lagi dengan skuat Tim Tango dan kemungkinan tampil di Copa America pertengahan tahun ini.

Namun, kembalinya Messi ke tim nasional tidak membuahkan hasil. Kapten Albiceleste itu kembali ke tim nasional setelah kurang dari sembilan bulan rehat, hanya untuk menderita kekalahan 3-1 yang memalukan lawn Venezuela dalam pertandingan persahabatan internasional. Messi gagal memberikan pengaruh menentukan di lapangan dan tampak berada di bawah bayangan dirinya sendiri selama 90 menit.

Di sisi lain, Messi memiliki salah satu musim terbaik dalam kariernya bersama Barcelona. Klub raksasa Catalan itu berada di jalur yang tepat untuk meraih treble musim ini, berkat kinerja individu yang cemerlang dari superstar terbaik mereka. Messi sudah mencetak 39 gol untuk Barcelona dan memberikan 15 assist hanya dalam 42 penampilan.

Dalam sebuah wawancara dengan tabloid Spanyol Marca, Passarella yang kini berusia 65 tahun melayangkan kritikan kepada Messi atas apa yang telah ia tunjukkan bersama tim nasional.

“Dia pemain hebat yang bisa memberi banyak hal untuk tim mana pun. Ketika Messi bermain untuk Barcelona, ​​dia memiliki sikap yang berbeda. Dia lebih baik di sana,” ujar Passarella.

“Kadang-kadang hal-hal ini terjadi. Ia bermain bagus untuk tim dan mereka di Barcelona menyukainya. Tetapi ia tidak merasa tenang di tim nasional dan ada sesuatu yang tidak klop. Saya tidak tahu apa itu, tapi itu adalah sesuatu yang ia rasakan,” pungkasnya.

Messi akan absen pada pertandingan persahabatan Argentina berikutnya melawan Maroko karena mengalami cedera pangkal paha. Meskipun ia diperkirakan akan fit untuk menghadapi Espanyol pada akhir Maret mendatang, Barcelona kemungkinan tidak ingin mengambil risiko apa pun mengingat pertandingan perempat final Liga Champions yang sangat penting melawan Manchester United juga hampir tiba. (Sumber: Marca)

 

Penulis: Andrie Widyantoro
Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini