Menang Banding, PSG Terhindar Dari Investigasi FFP UEFA

Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) mengabulkan permohonan banding dan mengatakan keputusan membuka kembali investigasi Badan Kontrol Keuangan Klub UEFA kepada PSG harus dibatalkan.

Sepakbola.com, Paris – Banding Paris Saint Germain untuk keputusan UEFA membuka kembali penyelidikan keuangan klub di kabulkan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

PSG mengajukan banding kepada CAS pada bulan Oktober setelah Club Financial Control Body (CFCB), komite independen yang mengawasi aturan keuangan UEFA memutuskan membuka kembali investigasi finansial PSG pada bulan September. Sebelumnya pada bulan Juni, pemimpin penyelidik CFCB telah menutup investigasi kasus yang sama.

PSG berada di bawah pantauan UEFA sejak mereka dibeli Qatar Sports Investments, investor yang berbasis di Doha dan dekat dengan keluarga kerajaan Qatar.

PSG dan Manchester City – klub yang dimiliki Abu Dhabi – menjadi klub besar pertama yang merasakan aturan FFP pada 2014. Kedua tim didenda dan dipaksa bermain dengan tim yang dikurangi jumlahnya pada kompetisi Eropa selama satu musim.

Namun, PSG kembali bermasalah dengan Financial Fair Play (FFP) pada tahun 2017, ketika mereka mengejutkan sepak bola dengan mengeluarkan lebih dari 350 juta poundsterling untuk mendatangkan Kylian Mbappe dan bintang Brazil Neymar.

Aktivitas boros PSG mendapat banyak sorotan di saat penyelidikan tentang kondisi keuangan mereka sebelum transfer mengalami pasang surut. Penyelidikan dibuka, ditutup, dibuka kembali, dan sekarang ditutup lagi.

Materi baru penyelidikan CFCB

Pernyataan pengadilan CAS yang bermarkas di Lausanne, mendukung banding PSG karena pengadilan CFCB terlalu lama untuk meninjau kembali keputusan awal investigasi tersebut. Menurut aturan UEFA, ada batas 10 hari bagi CFCB untuk melakukan review dan kasus PSG telah lewat tiga bulan.

Mendeskripsikan keputusan CFCB yang dipersoalkan oleh PSG sebagai “prematur”, CAS mengatakan keputusan tersebut harus dibatalkan. Artinya, keputusan¬†menghentikan penyelidikan pada PSG yang telah diambil sebelumnya adalah “final dan mengikat”.

Meski begitu, penangguhan ini diperkirakan akan terjadi sementara saja. Pasalnya CFCB juga akan melihat dampak transfer musim panas 2017 terhadap kalkulasi FFP PSG. Ini berbeda dengan materi penyelidikan keuangan sebelum 2017 yang dipersoalkan PSG ke CAS.

Selain itu ada bahan lain dari “Football Leaks” yang menuding pemilik PSG yang berupaya untuk mengakali aturan menggunakan pendapatan fiktif dari sponsor yang terlalu tinggi. (Sumber: independent.ie.)

Penulis: Ricky Sulastomo/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini