Rodgers Dukung Vardy Catat Sejarah Baru Di Premier League

Sepakbola.com, Leicester – Manajer Leicester City Brendan Rodgers yakin Jamie Vardy bisa menjadi pemain tertua kedua di belakang Ian Wright, yang sanggup mencapai 100 gol di Premier League.

Vardy saat ini berusia 32 tahun dan telah mencatatkan 74 gol di divisi teratas sepak bola Inggris. Sementara kontraknya bersama Leicester akan berjalan hingga 2022, ketika ia berusia 35 tahun.

Saat ini, Wright yang merupakan legenda Arsenal, adalah pemain tertua yang mencapai 100 gol Liga Premier setelah melakukan debutnya di kompetisi ini pada usia 28 tahun dan 286 hari.

Vardy berusia 27 tahun 232 hari pada debutnya di Liga Premier, sehingga bisa menjadi yang tertua kedua dalam mencapai prestasi itu. Dia telah mencetak 12 gol Liga Premier musim ini.

Rodgers tidak ragu mantan striker timnas Inggris itu akan menyelesaikan tonggak sejarah baru. Dia berharap sembari golnya mengalir, akan senantiasa membawa The Foxes menjadi tim yang terus maju.

“Ya, aku akan mengatakan dia akan melakukan itu, tentu saja,” katanya.

“Ini 26 gol yang harus dia tuju dan dia bugar seperti orang yang kelaparan daging. Selama dia tidak mengalami cedera, dia akan memiliki peluang besar.

“Aku tidak ingin menjebak dia ke dalam tekanan. Bagi saya itu adalah cara membuatnya untuk menikmati sepak bola, dan ketika Anda memiliki energi dan kebahagiaan itu, Anda menghasilkan sepakbola yang baik.

“Dia berusia 32 tahun dan jika dia bugar dan menjaga hidupnya dan dia adalah pencetak gol alami, dia akan memberi dirinya kesempatan. Dia pemain yang sangat bagus.”

Rodgers tahu tentang Vardy memang tipe pemain yang haus gol sebelum dia ditunjuk di Leicester tetapi setelah mengenalnya, dia sangat terkesan oleh visi bermain dari strikernya tersebut.

“Secara taktik dia sangat bagus. Dia tahu permainannya dan Anda berbicara dengannya dan dia punya intelejensi yang kuat untuk sepakbola,” tambah Rodgers.

“Anda merasakan itu bersamanya. Dia menonton dan mempelajari permainan.

“Sangat menyenangkan memiliki itu, ketika Anda memiliki orang-orang yang menyukai sepakbola. Itu membantu.” (Sumber: Independent)

Penulis: Maulana Habibi
Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini