Sarri Tak Ingin Chelsea Bertemu Napoli Di Perempat Final Liga Europa

Sepakbola.com, London – Maurizio Sarri berharap Chelsea tidak akan bertemu mantan klubnya, Napoli, di babak perempat final Liga Europa. Baginya, lebih ideal jika The Blues melawan Partenopei di partai final.

Chelsea mengalahkan Dynamo Kiev dengan agregat 8-0. Hattrick Olivier Giroud membuat The Blues menang dengan mudah di leg kedua dengan membantai Kiev 5-0 di Olimpiyskiy Stadium.

Seperti yang diketahui, Sarri menghabiskan tiga musim sebagai manajer Napoli sebelum menggantikan kompatriotnya Antonio Conte di Stamford Bridge sejak musim panas lalu.

Sementara Napoli juga berhasil melaju ke babak perempat final meski dikalahkan RB Salzburg dengan skor 3-1 di leg kedua. Sarri dihadapkan dengan prospek untuk kembali ke Stadio San Paolo.

Namun, pelatih berusia 60 tahun itu ingin menghindari apa yang ia yakini akan sulit untuk kembali ke tanah airnya. Dia berharap dapat menunda potensi reuni sampai klimaks turnamen pada 29 Mei di Baku.

“Saya lebih suka menghadapi mereka di final. Pertama-tama, karena itu berarti kami berada di final dan saya senang dengan itu,” kata Sarri.

“Dan kedua, itu berarti bahwa Naples berada di final, dan saya senang.

“Kau tahu betul hubunganku dengan kota itu, dengan orang-orang yang tinggal di sana. Jadi, bagi saya, akan sangat sulit untuk bermain melawan mereka di Naples.”

[VIDEO] CUPLIKAN GOL Dynamo Kiev 0-5 Chelsea (Agg 0-8): Hattrick Giroud Sempurnakan Laju Singa London

Sementara itu, Sarri sempat mengeluhkan kondisi rumput lapngan di Kiev karena menurutnya sangat berbahaya. Dia sempat khawatir para pemainnya mungkin cedera. UEFA dengan cepat menepis kekhawatirannya, dengan mengatakan bahwa permukaan lapangan tidak menimbulkan risiko dan masalah utama soal cedera.

Ia pun merotasi skuatnya karena sudah unggul 3-0 dari pertandingan pertama di London. Pada leg kedua, hattrick Giroud ditambahkan gol Marcos Alonso dan Callum Hudson-Odoi memuluskan langkah wakil Inggris.

Sarri menolak saran bahwa komentarnya adalah taktik untuk mengalihkan perhatian Dynamo agar tidak mampu menciptakan comeback.

“Saya kecewa dengan kondisi lapangan, tetapi untuk kedua tim. Bukan hanya untuk kita,” katanya.

“Itu tidak dalam kondisi baik. Itu masalah bagi kami, tetapi juga masalah besar bagi Dynamo. Lapangan adalah masalah jika Anda ingin memainkan pertandingan yang sangat bagus untuk kedua tim. Kami harus bermain di lapangan ini, jadi kami tetap turun,” tutupnya. (Sumber: FourFourTwo)

Penulis: Maulana Habibi
Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini