Shevchenko Kenang Kembali Kemenangan Indah Final Liga Champions 2003

Sepakbola.com, Milan – Andriy Shevchenko mengungkapkan bahwa kemenangan terindah yang pernah ia raih ​​dalam kariernya adalah kemenangan melalui adu tendangan penalti atas Juventus di Final Liga Champions 2003.

Shevchenko mencetak 175 gol untuk Milan dalam dua periode karier yang berbeda. Legenda asal Ukrania itu sukses memenangkan Scudetto dan Liga Champions bersama Rossoneri dan menjadi salah satu penyerang terbaik yang pernah dimiliki oleh klub tersebut.

“Ketika saya tiba di Milan, saya sangat bahagia, itu adalah momen istimewa,” kata Shevchenko yang digaet Milan dari Dynamo Kiev pada musim panas 1999.

“Ada cerita bagus tentang No 7 yang saya pakai di Milan. Saya ingat bahwa ketika saya tiba, Ibrahim Ba mengatakan kepada saya: ‘Jika kamu mau, saya akan meninggalkan nomor ini demi kamu’.”

“Aku berterima kasih padanya, dia sempurna. Dua hari kemudian seorang teman masa kecil memanggil saya, dia memberi tahu saya: ‘Apakah kau tahu bahwa dalam bahasa Ibrani, angka tujuh’ adalah Sheva?’ Saya tidak percaya.”

AC Milan harus menghadapi Juventus di laga final Liga Champions tahun 2003. Kala itu laga berjalan dengan sengit dan harus berlanjut hingga babak adu tendangan penalti. Shevchenko yang menjadi penendang terakhir mampu mengecoh Gianluigi Buffon dan membawa Rossoneri meraih trofi Liga Champions keenam.

“Dia mengatakan kepada saya bahwa itu akan membawa keberuntungan bagi saya dan sisanya adalah sejarah. Kemenangan terindah saya tentu saja adalah laga final Liga Champions melawan Juve di Manchester.”

“Saat itu kamu menghadapi Juventus yang sangat kuat di Old Trafford, yang merupakan stadion istimewa. Itu adalah pertandingan terpenting dalam hidup saya,” tandas pria yang kini menjabat sebagai pelatih tim nasional Ukrania itu.

Andriy Shevchenko sendiri mengakhiri karier sebagai pemain profesional pada musim panas tahun 2012 lalu. Kub terakhir yang ia pekruat adalah Dynamo Kiev yang juga merupakan klub profesional pertamanya. (Sumber: Football Italia)

Penulis: Hery Kurniawan/Editor: Setyo Bagus Kiswanto

Komentari Artikel Ini